keputihan yang bau dan berlebih berbahaya atau tidak

IS Info Penanya: IS, Wanita, 18 Tahun
slmot sore dokter,sya mau nanya kalo keputihan bau dan berlebihan itu bahaya tdk
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi IS

Keputihan adalah cara vagina membersihkan sisa sel mati dan kuman di vagina, biasa terjadi pada sebelum dan sesudah menstruasi atau saat hamil. 

Keputihan yang bermasalah adalah saat keluar dalam jumlah banyak, terasa gatal, nyeri pada vagina disertai warna hijau atau kuning.

keputihan yang banyak berbau biasanya disebut bacterial vaginosis, terjadi sebagai efek kurang menjaga kebersihan vagina, efek pemakaian sabun cebok, efek konsumsi antibiotik yang membunuh flora normal sekitar alat kelamin yang memicu pertumbuhan bakteri anaerob. 

Selain itu keputihan yang juga bermasalah adalah saat berwarna hijau atau kuning yang sering terjadi pada penyakit menular sexual. Umumnya dikaitkan dengan aktivitas sexual beresiko berganti ganti pasangan. 

Bahaya dari keputihan yang berlebih adalah menjadi tanda infeksi, komplikasi yang terjadi adalah penyebaran infeksi masuk ke dalam panggul dari vagina. Salah satunya infeksi radang panggul dan abses tuboovarian. Pada ibu hamil adanya keputihan berlebih yang dicetuskan bacterial vaginosis dapat memicu keguguran, ketuban pecah dini dan persalinan prematur. 

Jika anda banyak keputihan disarankan menjaga kebersihan vagina dengan mencuci menggunakan air, hindari sabun cebok vagina, jangan menggunakan celana ketat, sering mengganti celana dalam jika lembab dan hindari aktivitas sexual beresiko. Keputihan yang menetap dan banyak harus juga di obati dengan antibiotik, sehingga anda sebaiknya berkonsulasi dengan dokter Sp.OG

Salam sehat

dr.Zulham

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Klamidia dan gonorea ditandai dengan nyeri pada perut bagian bawah

Bagaimana Cara Membedakan Penyakit Klamidia dengan Gonorea?

Klamidia dan gonorea adalah penyakit menular seksual karena infeksi bakteri. Ciri-cirinya berupa nyeri saat buang air kecil, ejakulasi, atau saat berhubungan seksual.