21 Dec 2020, 20:07Kulit & Kelamin

Penyebab keputihan setelah berhubungan intim

NK
Info Penanya: NK0
Halo dok, saya mau tanya, saya baru pertama kali berhubungan intim dengan suami saya, dan saya mengalami keputihan,tetapi keputihan tersebut berwarna putih bening dan ada aroma bau seperti ikan asin, apakah ini berbahaya dok? Terima kasih
1170 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Hallo N,Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.Berhubungan intim dapat didahului dengan kegiatan foreplay agar pelumas alami dari vagina dapat keluar secara optimal sehingga berhubungan menjadi tidak nyeri dan kepuasan seksual antar pasangan dapat dicapai. Kegiatan foreplay ini dapat dilakukan menggunakan jari pria yang memainkan vagina, atau menggunakan lidah untuk merangsang klitoris. Tangan yang kotor maupun kuman yang ada di mulut, dapat menyebabkan bakteri masuk ke saluran reproduksi maupun saluran kemih wanita dan dapat menyebabkan infeksi.

Penyebab keputihan setelah berhubungan intim

Banyak faktor yang menyebabkan keputihan, termasuk berhubungan intim. Hubungan intim yang tidak bersih, baik dari segi badan, alat kelamin, kebersihan mulut, maka dapat menyebabkan munculnya keputihan yang normal maupun tidak normal.

Penyebab keputihan normal dan cara mengatasinya

Penyebab keputihan normal yang memberikan gambaran keputihan berwarna bening, tidak disertai rasa gatal, perih, dan bau busuk ataupun bau amis, disebabkan oleh rangsangan seksual, kelelahan fisik, pengunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR/IUD), gangguan hormon menjelang menstruasi, ataupun setelah selesai menstruasi umumnya tidak memerlukan terapi khusus. Anda perlu menjaga kebersihan organ intim dengan membersihkan vagina menggunakan air bersih, atau sabun pembersih kewanitaan yang tidak mengandung pewangi, siram vagina dari depan ke belakang, segera keringkan vagina saat basah, dan rajin mengganti celana dalam minimal 2x dalam sehari.

Penyebab keputihan tidak normal dan cara mengatasinya

Penyebab keputihan tidak normal dapat diakibatkan oleh jamur (flour albus candida), bakteri chlamydia, penyakit menular seksual (PMS), bakterial vaginosis yang memberikan gambaran keputihan banyak, lengket, berwarna putih seperti gumpalan tahu atau susu, kehijauan, dan abu-abu, disertai rasa sangat gatal, berbau busuk atau amis, serta menimbulkan rasa tidak nyaman di vagina. Pengobatan keputihan yang tidak normal sesuai dengan penyebabnya melalui pemeriksaan di dokter. Dokter akan memberikan resep berupa obat yang dimasukkan melalui vagina, ataupun obat antibiotik oral. Jika keluhan yang Anda alami terus berlanjut, segera ke dokter kandungan untuk diperiksa dan diobati.Semoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
hubungan seksualmeningkatkan kesuburankeputihan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil