22 May 2021, 00:30Kulit & Kelamin

Timbul keputihan kental setelah haid, apa penyebabnya ?

NH
Info Penanya: NH0
Dok, saya baru selesai haid Sebelumnya masa haid saya lumayan lama dok sekitar 10 hari baru bersih Tapi kenapa ya dok setelah haid saya mengalami keputihan yang cairannya lebih kental dan menggumpal apa itu normal ya dok, saya sedikit takut karena aktivitas saya tidak berat
479 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Selamat pagi, N.Keputihan dapat dialami oleh wanita dimana keputihan berupa cairan yang keluar dari vagina. Keputihan merupakan sesuatu yang normal terjadi karena perubahan hormon menjelang menstruasi, saat menstruasi sudah berakhir, ketika ada ransangan seksual, sedang dalam masa ovulasi atau karena menggunakan KB.

Apa yang menyebabkan keputihan kental dan menggumpal ?

Selain karena keputihan normal, keputihan pada wanita juga dapat disebabkan oleh infeksi antara lain :
  • Keputihan oleh jamur candida atau disebut dengan candidiasis vaginal, dengan gejala keputihan kental, lengket seperti tahu yang hancur, berbau amis dan terasa sangat gatal.
  • Keputihan karena bakterial vaginosis setelah berhubungan intim dimana keputihan cair diikuti lendir darah.
  • Keputihan karena trikomonas dimana keputihan berwarna kehijauan dan berbau busuk.
  • Keputihan karena gonore.
Selama keputihan Anda tidak menimbulkan rasa gatal, bau dan nyeri, itu merupakan keputihan normal akibat gangguan hormon.

Bagaimana cara mengatasi keputihan kental dan menggumpal ?

Cara mengatasi keputihan kental dan menggumpal antara lain :
  • Atasi sesuai dengan penyebab misalnya antijamur (nystatin) pada candiasis vaginal, metronidazole pada bakterian vaginosis, maupun clydamycin. Semua obat tersebut harus menggunakan resep dokter
  • Menjaga kebersiha vagina.
  • Hindari penggunaan sabun kewanitaan.
  • Ganti pakaian dalam lebih sering.
  • Keringkan vagina setelah cebok.
Konsul ke dokter kulit kelamin jika keputihan bertambah banyak, berbau, gatal dan timbul nyeri saat berkemih atau berhubungan.Seoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
kandidiasis vaginakeputihankesehatan vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil