27 Dec 2020, 00:07Kulit & Kelamin

Keputihan dan gatal apa penyebabnya?

AC
Info Penanya: AC0
Dok sudah hampir 1 bulan ini saya keputihan terus emang belom saya obatin sih. dan karna keputihan vagina saya terasa gatal,dan membengkak dikit karna saya garuk lembut..gimana cara mengatasinya dok mohon dibantu dok karna saya masih sekolah saya takuttt
532 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Pany
(0)
Selamat pagi AKeputihan merupakan suatu hal normal yang terjadi saat menjelang atau sesudah haid. Namun keputihan juga bisa menjadi tanda dari suatu penyakit pada bagian organ intim atau organ reproduksi.

Warna Keputihan Dan Penyebabnya

Keputihan yang muncul bisa berbeda-beda warna, berbau dan dapat disertai keluhan lainnya seperti gatal, nyeri, atau panas tergantung dari sumber penyebabnya. Berikut beberapa kemungkinan penyebab keputihan berdasarkan warnanya :
  • Bening
    hal ini merupakan normal sebelum haid, tetapi bila muncul di luar haid dan jumlahnya banyak biasanya karena pengaruh hormon yang tidak seimbang.
  • Putih susu atau kekuningan
    Disertai bau tidak sedap, rasa gatal, dan kemerahan, disebabkan oleh infeksi jamur.
  • Putih keabu-abuan
    Bisa disertai bau tidak sedap, gatal, nyeri, kemerahan, disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Kehijauan
    Berbau tidak sedap dan sangat menyengat, bisa berbentuk gumpalan-gumpalan, terasa gatal, panas, dan kemerahan, disebabkan oleh infeksi gonore, clamidia, atau trikomoniasis akibat infeksi menular seksual.
  • Kemerahan
    keputihan yang bercampur dengan darah diluar masa haid, disertai nyeri perut bawah, lemas, mual-muntah, disebabkan karena kanker rahim. 
Pengobatan pada keputihan harus disesuaikan dengan penyebabnya. Sebaiknya anda bisa memeriksakan terlebih dahulu ke dokter untuk penanganan yang tepat. Selain itu keputihan disertai gatal tersebut bisa dipicu karena kurangnya menjaga kebersihan organ intim. Lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah kekambuhan seperti :
  • Hindari penggunaan sabun khusus kewanitaan atau rendaman daun sirih
  • Hindari menggunakan pembalut dengan wewangian dan sering diganti setiap 3-4 jam
  • Gunakan celana dalam yang nyaman, tidak ketat, dan dapat menyerap keringat
  • Basuh dan seka kering dari arah depan ke belakang setiap setelah BAB, BAK, dan berhubungan intim
  • Tidak melakukan seks bebas
  • Makan bergizi, perbanyak buah dan sayur
  • Minum air putih cukup
  • Istirahat cukup
  • Hindari stres
  • Berolahraga teratur 3-4x seminggu
Apabila gejala memberat dan tidak membaik walaupun sudah ke dokter, sebaiknya anda konsultasikan ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.Semoga bermanfaat. Salam sehat,dr. Pany CL
penyakit menular seksualgonorrheakeputihanvulvovaginitis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil