Memakai pembersih kewanitaan. Amankah?

BN Info Penanya: BN, Wanita, 23 Tahun
kira kira seminggu area vagina saya mengalami gatal gatal dan keputihan bau dok..karena tidak tahan saya membeli obat buat cebok .nahh dengan memakai obat itu keputihan saya sering keluar banyak tapi tidak bau.itu baik atau mlah sebaliknya??
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, BN,

Terimakasih atas pertanyaannya.

Keputihan dapat disebabkan beberapa hal, seperti:
1. Vaginosis bakterialis : Keputihan ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya berupa keputihan yang disertai bau busuk. Wanita yang memiliki banyak pasangan seksual memiliki peningkatan risiko terhadap infeksi ini.

2. Trikomoniasis : Keputihan yang disebabkan oleh protoza atau organisme bersel tunggal. Infeksi ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual dan pemakaian handuk bersamaan. Gejalanya berupa keputihan yang berwarna kuning atau hijau, gatal, dan disertai bau busuk

3. Infeksi jamur : Infeksi ini menghasilkan cairan putih seperti keju, gatal, dan rasa seperti terbakar pada vagina. Hal-hal yang dapat meningkatkan infeksi jamur adalah stres, pemakaian pil KB, kehamilan, dan infeksi menular seksual.

4. Penyakit radang panggul : infeksi yang sering menyebar melalui kontak seksual.

Tips untuk Anda: 

  • Gunakan celana dalam yang menyerap keringat, sebaiknya terbuat dari bahan katun
  • Sering mengganti pakaian dalam sehari minimal 2 sampai 3 kali
  • Tidak memakai panty liner atau pembalut karena menghambat sirkulasi udara dan dapat menjadi tempat berkembangnya kuman
  • Jangan memakai celana ketat karena mengganggu sirkulasi udara dan peredaran darah sekitar panggul.
  • Sebaiknya tidak mencuci vagina dengan cairan pembersih seperti sabun sirih, karena dapat membunuh kuman baik (flora normal) di daerah vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebihan dari kuman yang merugikan. Pakai sabun netral untuk membilas vagina dan keringkan dengan handuk
  • Hindari stress dan istirahat cukup
  • Bila keputihan disebabkan oleh alergi, segera hentikan pemakaian bahan penyebab alergi dan kunjungi Dokter untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut
  • Pakai pakaian dalam yang menyerap keringat, sebaiknya terbuat dari bahan katun
  • Sering mengganti pakaian dalam sehari minimal 2 sampai 3 kali
  • Tidak memakai panty liner atau pembalut karena menghambat sirkulasi udara dan dapat menjadi tempat berkembangnya kuman
  • Jangan memakai celana ketat karena mengganggu sirkulasi udara dan peredaran darah sekitar panggul
  • Sebaiknya tidak mencuci vagina dengan cairan pembersih seperti sabun sirih, karena dapat membunuh kuman baik (flora normal) di daerah vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebihan dari kuman yang merugikan. Pakai sabun netral atau sabun bayi untuk membilas vagina dan keringkan dengan handuk
  • Hindari stress dan istirahat cukup
  • Bila keputihan disebabkan oleh alergi, segera hentikan pemakaian bahan penyebab alergi dan kunjungi Dokter untuk pengobatan lebih lanjut

Anda jyga dapat membaca artikel berikut ini. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

dr. Reni Utari

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Obat keputihan dapat berupa krim jamur, antibiotik, ataupun bahan-bahan alami

Berbagai Jenis Obat Keputihan yang Aman Digunakan

Obat keputihan dapat berupa krim antijamur, antibiotik, maupun bahan-bahan alami yang dipercaya dapat mengurangi keputihan. Obat manakah yang cocok untuk mengatasi masalah Anda?