Keputihan, darah haid berkurang

S Info Penanya: S, Wanita, 23 Tahun
Siang, Dok, saya mengalami keputihan selama setahun dan sudah berobat beberapa kali, tapi belum sembuh. Saya biasa haid selama 7 hari (hari ke-1 sampai ke-3 volume darah banyak, hari ke-4 sampai ke-7 volume darah mulai berkurang, flek).Namun sudah setahun-an terakhir ini waktu haid saya tetap 7 hari, tapi volume darahnya berkurang sekitar 30%. 1) Apakah hal ini masih termasuk normal/ mengindikasikan adanya suatu penyakit/ gangguan hormon/ karena penyakit keputihan saya apa ya Dok? 2) Apakah berkurang volume darah haid ini menujukan berkurangnya kesuburan saya?3) Bagaimana cara mengobati/ mengatasinya? Apakah perlu dilakukan pemeriksaan dalam karena saya belum menikah. Terima kasih, Dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu S,

Keputihan (Fluor Albus) pada wanita, ditemukan dalam dua kondisi yaitu Keputihan yang normal (Fisiologis) dan Keputihan yang tidak normal (Patologis).

Keputihan yang normal (Fisiologis), lendir vagina encer, tidak berbau, tidak lengket  dan bening, hal ini dialami oleh wanita pada saat:

  1. Sebelum dan sesudah haid
  2. Pada masa subur dan Puberitas
  3. Pada kehamilan
  4. Terangsang secara seks
  5. Pada masa Pramenopause dan Menopause
  6. Pada Orang tua

Keputihan yang tidak normal (Patologis) yaitu keputihan disebabkan adanya penyakit sistemik dan infeksi pada daerah vagina. Lendir vagina volumenya banyak, dapat berbau busuk, amis, berdarah, berbuih seperti kepala susu,berwarna hijau, putih pekat gatal dan perih, dll hal ini dialami oleh wanita pada saat:

  1. Adanya infeksi jamur, bakteri, virus pada vagina, kandungan dan saluran kencing
  2. Kurang gizi kronis
  3. Penyakit kanker / kaeganasan lain
  4. Penyakit Diabetes Melitus (Kencing Manis)
  5. Kelelahan fisik dan stres
  6. Memakai pakaian dalam dari bahan yang tidak menyerap keringat dan memakai celana terlalu ketat.
  7. Alergi terhadap pakaian dalam, panty liner, pembalut, cairan pembilas vagina lainnya.
  8. Dll.

Untuk itu, sesuai penyebab keputihan diatas, maka untuk mengatasi keputihan dan mencegah keputihan dapat dilakukan langkah – langkah berikut :

  • Pakai pakaian dalam yang menyerap keringat, sebaiknya terbuat dari bahan katun
  • Jangan memakai celana terlalu ketat karena mengganggu sirkulasi udara dan peredaran darah sekitar panggul.
  • Bila tidak diresepkan oleh Dokter, sebaiknya tidak mencuci vagina dengan sabun antiseptik atau cairan pembersih lainnya, karena dapat membunuh kuman baik di daerah vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebihan dari kuman yang merugikan.
  • Hindari stress, istirahat cukup, maksimalkan Pola Hidup Sehat dan Gizi seimbang
  • Bila keputihan disebabkan oleh alergi, segera hentikan pemakaian bahan penyebab alergi dan kunjungi Dokter untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut.
  • Keputihan yang disebabkan oleh karena adanya penyakit sistemik lainnya, segera Dokter Spesialis Penyakit Kebidanan dan Kandungan atau Dokter Spesialis lainnya, terdekat untuk konsultasi dan memperoleh penanganan secepatnya.

 

Untuk keadaan Ibu yang sudah mengalami keputihan selama 1 tahun, ini adalah kondisi yang tidak normal, sehingga kami sarankan sebaiknya segera kunjungi Dokter Spesialis Penyakit Kebidanan dan Kandungan terdekat untuk konsultasi dan memperoleh penanganan lebih lanjut. Dokter memiliki etika dan prosedur khusus untuk pemeriksaan terhadap wanita yang belum menikah. Lebih baik  ajak Keluarga dekat yang dipercaya untuk mendampingi saat pemeriksaan, dan dapat mendukung dan memberi rasa nyaman kepada Ibu.

Infeksi yang lama dan menahun memang dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kandungan dan kesuburan. Oleh sebab itu,sebaiknya setiap kondisi tidak normal supaya segera ditangani oleh Ahlinya.

Semoga penjelasan kami dapat membantu Ibu.

 

Salam Sehat

KD
01 Nov 2019, 23:08
Selamat malam dok. Saya mau tanya, udh hampir 1 bulan ini saya telat haid. Akan tetapi gejala-gejala haid sudah muncul seperti keram perut, sakit pada payudara, badan lemas, tapi sampai saat ini juga saya belum haid. Dan vagina saya terasa gatal banget bagian dalamnya. Itu gimana ya dok, bagaimana cara mengobati dan mengatasi kedua hal itu? Terima kasih dok.
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu cara merawat miss V adalah dengan memperhatikan warna darah menstruasi yang keluar

Ini 5 Cara Merawat Miss V Saat Menstruasi dengan Tepat!

Berbeda dari biasanya, Anda perlu melakukan penyesuaian untuk merawat vagina saat sedang menstruasi. Salah satu cara merawat Miss V saat menstruasi adalah dengan rutin mengganti pembalut.