11 Jun 2020, 15:36Kandungan

Keputihan berwarna coklat, karena apa ?

H
Info Penanya: H, Wanita, 50 Tahun
Assalamualaikum. Saya berumur 17th menghapiri 18 th, tgl 22 mei yg lalu saya haid terus berhenti tgl 28mei. 1 minggu setelah itu saya mengalami keputihan berwarna coklat bergumpal kadang mencair selama 3hari disertai sakit pinggul sakit perut dan sakit dibagian bawah perut kadang2, kadang kadang kelamin saya juga biasa gatal dok. Itu kenapa ya dok?
26166 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Rahmita Dewi
(0)
Selamat pagi, Waalaikumusalam, H.Keputihan adalah cairan vagina yang berfungsi melembapkan, membersihkan, dan melindungi vagina dari iritasi dan infeksi. Normalnya, keputihan berwarna bening hingga putih dengan konsistensi yang lengket dan dapat juga berair, hal tersebut tergantung kepada siklus menstruasi.

Berikut perbedaan tipe-tipe keputihan dalam setiap fase siklus menstruasi yang meliputi :

  • masa ovulasi : berwarna bening, dengan konsistensi agak cair, namun cenderung elastis
  • setelah masa ovulasi : berwarna putih, dengan konsistensi yang tebal dan lengket
  • sebelum terjadinya menstruasi : berwarna putih hingga kekungingan
  • setelah terjadinya menstruasi : berwarna kecoklatan karena disertai dengan sisa darah haid pada vagina
Mengenai keluhan yang Anda alami, keputihan yang berwarna coklat umumnya  tidak masih dalam batas normal bila terjadi setelah haid, seperti pada penjelasan diatas, karena disertai sisa darah haid. Akan tetapi jika disertai keluhan lainnya seperti sakit perut, pinggul dan perut bawah serta sensasi gatal pada kelamin, ada baiknya diperiksakan karena dapat merupakan keputihan yang abnormal, dan diakibatkan oleh infeksi baik berupa jamur ataupun bakteri.Agar tidak memperparah gejala yang dialami, hindarilah keadaan lembap dengan mengganti pakaian dalam dengan lebih sering dan menggunakan bahan yang menyerap keringat, hindari penggunaan sabun vagina yang dijual di pasaran karena berisiko mengganggu flora normal vagina dan konsumsilah makanan sumber probiotik atau dalam bentuk suplemen, agar kerja flora normal di daerah vagina menjadi lebih maksimal. Jika keluhan nyeri mulai mengganggu aktivitas, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri bergolongan asetaminofen yang dijual bebas di apotek.
Sebelum keluhan menjadi lebih parah, periksakanlah pada dokter terdekat atau secara langsung kepada dokter Spesialis Kandungan.
 
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.
 
Salam sehat,
 
dr. Rahmita Dewi
infeksi bakteriinfeksi jamurkeputihan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil