09 Jan 2021, 19:38Kandungan

Apakah keperawanan dilihat dari selaput dara?

HA
Info Penanya: HA0
Permisi dok sya mau mengajukan pertanyaan,sya dgn pasangan sya prnh melakukan hubungan tetapi tidak berkontak lngsung antara vagina dan penis (masih memakai pakaian lengkap)namun disaat pasangan sya mau keluar,dia mengeluarkan cairan sperma nya di perut saya,saat mengeluarkan di daerah perut posisi saya sedang dduk jdi si cairan agak mengalir ke dekat pusar,nah apakah itu bisa sampai menetes ke CD?dan apakah keperawanan itu bukan dilihat dari robek nya selaput dara?
244 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, HATerima kasih atas pertanyaannya.Keperawanan adalah sebuah istilah yang umum di masyarakat.  Terdapat pemahaman yang berbeda-beda terkait keperawanan.  Pada beberapa masyarakat pecaya bahwa keperawanan adalah ketika wanita sudah pernah melakukan aktivitas seksual baik secara hubungan intim ataupun aktivitas seksual lain seperti petting, seks oral, ataupun lainnya.  Sedangkan ada pula yang percaya bahwa perawan itu identik dengan selaput dara yang utuh. Yang perlu diketahui adalah, selaput dara wanita normalnya memang tidak utuh sempurna karena masih ada lubung kecil sebagai tempat darah menstruasi keluar setiap siklusnya.  Selain itu, robekan pada selaput dara tidak mesti terjadi karena hubungan seksual tetapi bisa disebabkan oleh olahraga berkuda, bersepeda, senam lantai, serta kecelakaan.  Sehingga kami kembalikan kembali pemahaman tentang keperawanan pada masing-masing individu mana yang dipercayai. Aktivitas seksual yang anda lakukan termasuk pada petting.  Cairan ejakulasi yang dilakukan di perut mungkin saja mengalir ke bawah atau ada cipratan dari ejakulasi yang terkena celana dalam anda sehingga hal tersebut memungkinkan risiko kehamilan walau kecil jika sampai merembes ke vagina.  Selain itu, aktivitas seksual berisiko sebagai tempat penularan infeksi menular seksual seperti gonore, sifilis, herpes atau bahkan HIV.  Jika tidak siap dengan risiko tersebut, hindari aktivitas seksual apapun dan lakukan aktivitas yang lebih positif lainnya.Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
hubungan seksualspermarobekan himen vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil