09 Sep 2021, 13:27Saraf

Penyebab kepala tiba-tiba mengangguk sendiri, apakah gejala epilepsi ?

CA
Info Penanya: CA0
Dok, beberapa minggu ini kepala saya terasa kebas, namun tidak ada gangguan lain seperti gangguan keseimbangan, penglihatan, dan gerakan. Sampai saat ini rasa kebas dan pusing di kepala maaih ada, dan saya terkejut ketika saya diam sehabis makan siang. Ketika dalam kondisi diam, kepala saya tiba-tiba mengangguk sendiri, namun dalam kondisi itu saya bahkan sadar, dan mata masih bisa melirik2. Anggukan itu terasa lama. Saturasi pun normal, tidak ada gangguan lain selain itu, kira2 kenapa ya dok?
206 Views
2 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Selamat siang, C.Rasa tidak nyaman di kepala dapat terjadi kapan saja bahkan saat Anda sedang melakukan aktifitas atau sedang berbaring santai. Rasa tidak nyaman di kepala berupa rasa nyeri berdenyut, seperti tertusuk-tusuk, diiikat, maupun terasa pusing yang terus memberat.

Apa yang menyebabkan rasa kebas dan pusing di kepala ?

Beberapa minggu ini kepala Anda terasa kebas, namun tidak ada gangguan lain seperti gangguan keseimbangan, penglihatan, dan gerakan. Sampai saat ini rasa kebas dan pusing di kepala masih ada.Ketika Anda diam sehabis makan siang, kepala Anda tiba-tiba mengangguk sendiri, dalam kondisi itu Anda sadar, dan mata masih bisa melirik. Anggukan terasa lama. Saturasi Anda dalam rentang normal, tidak ada gangguan lain, ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :
  • Sindrome tourette merupakan suatu kondisi seseorang melakukan gerakan secara spontan, tiba-tiba, dan berulang-ulang. Tak hanya gerakan, pasien yang mengalami sindrome tourette dapat mengucap berbagai kata tanpa bisa dikontrol.
  • Gangguan psikologis seperti sedang stress, cemas, depresi atau mengalami sebuah trauma (PTSD).
  • Epilepsi.
Keluhan yang Anda alami dapat pula dipicu oleh ketidakseimbangan elektrolit, penurunan gula darah, dehidrasi sehingga memicu gerakan di badan seperti gemetar, menggigil, kepala bergoyang atau seakan-akan kepala mengangguk.Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter saraf. Selain itu Anda harus menjaga kesehatan, fisik maupun mental, atasi setiap masalah yang dapat memicu stress dengan baik, olahraga, konsumsi makanan bergizi dan vitamin saraf.Semoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
epilepsipost traumatic stress disorder (PTSD)sindrom tourette
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil