03 Dec 2020, 08:46Kulit & Kelamin

Kenapa vagina menjadi lecet karena sering dicukur?

SL
Info Penanya: SL0
Dok, saya tuh suka mencukur bulu kemaluan sampai habis. Saya merasa lebih nyaman dok, kalo area vagina halus dan bersih. Tapi kok lama-lama jadi gampang lecet ya dok?
320 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat pagi, SLTerima kasih atas pertanyaan AndaBulu kemaluan berfunsi untuk melindungi area sensitif pada kelamin dan juga melindungi area sekitar kelamin. Selain itu, bulu kemaluan juga berfungsi untuk menghidari gesekan apda kulit kelamin terhadap pakaian dalam yang bisa menyebabkan iritasi pada perlmukaan kulit. Namun, bulu kemaluan yang tidak terawat, berantakan juga bisa menyebabkan adanya infeksi bakteri ataupun jamur pada area kemaluan. Oleh sebab itu, alangkah baiknya bila Anda merawat bulu kemaluan  dengan baik, salah satunya yaitu dengan cara mencukur bulu kemaluan secara rutin agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya.Terjadinya lecet karena sering mencukur bulu kemaluan bisa terjadi karena teknik mencukur bulu kemaluan yang kurang sesuai. Sehinga menimbulkan iritasi pada area sekitar kulit kemaluan dan meimbulkan rasa gatal dan perih. Sehingga  kulit sekitar kelamin menjadi lecet. Pastikan Anda merawat dan mencukur bulu kemaluan dengan cara yang benar agar tidak terjadi hal tersebut. Mencukur bulu kemaluan hingga bersih, menyebabkan kulit sekitar kemaluan langsung terpapar oleh kain pakaian dalam. Jika beraktivitas menimbulkan gesekan antara kulit dengan kain pakaian, maka dapat menyebabkan iritasi kulit

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mencukur bulu kemaluan adalah:

  • Usahakan Anda mandi dan sudah membersihkan area kemaluan beserta bulu kemaluan
  • Pasikan alat pencukur bulu kemaluan bersih
  • Perhatikan arah mnencukur bulu kemaluan, hindari mencukur dengan arah yang berlawanan karena berisiko terjadi iritasi
  • Anda bisa menggunakan gunting atau pisau cukur biasa 
Pastikan Anda menjaga keberishan area kemaluan, menggunakan pakaian dalam dengan ukuran yang sesuai dan berbahan katun yang lembut agar tidak terjadi irtasi dan lecet. Jika ada keluhan, lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat. Semoga bermanfaat. Salam sehat, dr. Dwiana A
kulit sekitar kelaminkesehatan organ intimmasalah reproduksi
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil