Kenapa istri saya tidak kunjung hamil ?

TM Info Penanya: TM, Pria, 2019 Tahun
Kenapa istri saya tak kunjung hamil lagi
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore T,

Berdasarkan keluhan yang istri anda alami, Berapa lama sudah menikah?

Banyak faktor yang menyebabkan sulit hamil seperti:

  1. Gaya hidup tidak sehat. Berat badan yang tidak ideal seperti tubuh kekurangan gizi atau kelebihan berat badan dapat mengalami kesulitan untuk hamil.
  2. Masalah ovulasi. Keadaan ini bisa dilihat dari normal atau tidaknya siklus menstruasi. 
  3. Penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi seperti sumbatan pada saluran yang menghubungkan antara indung telur dan rahim. Penyebab lain seperti PCOS, endometriosis. PCOS menyebabkan hormon pada wanita tidak seimbang sehingga membuat siklus menstruasi menjadi berantakan, sedangkan endometriosis adalah penyakit ketika tumbuh jaringan tidak normal di luar rahim.
  4. Usia yang tidak lama lagi. Dengan bertambah nya usia, tubuh waniya akan mengalami penurunan fungsi termasuk kualitas sel telur yang diproduksi oleh tubuh.
  5. Stres. Stres bisa membawa pengaruh buruk pada fisik maupun mental akhirnya mempengaruhi hormon dalam tubuh.
  6. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat antiinflamaai non-steroid berdampak pada kesuburan wanita.
  7. Penggunaan alat kontrasepsi sperti kondom, spiral, kb suntik menyebabkan sulit hamil.
  8. Jumlah sperma, bentuk dan pergerakan sperma. Jumlah sperma yang rendah atau kurang dari 15 juta sperma per milimeter air mani sangat kurang untuk membuahi sel telur. Ejakulasi normal harus mengandung setidaknya 39 juta sperma.

Disarankan untuk mencari tahu penyebab terlebih dahulu dan konsultasi kedokter agar mendapatkan saran yang baik untuk tatalaksana berikutnya. Semoga bermanfaat.

Salam Sehat,

Dr. Sylvi

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ketidaksuburan wanita dapat disebabkan oleh endometriosis dan PCOS

Kenali Perbedaan PCOS dan Endometriosis pada Gangguan Kesuburan Wanita

Ketidaksuburan wanita sering disebabkan oleh endometriosis dan PCOS. Keduanya memiliki gejala-gejala yang hampir sama pada fase awal. Kenali perbedaannya agar mendapatkan perawatan yang sesuai.