Kenapa bisa sakit kepala sampai mengeluarkan air mata?

R Info Penanya: R, Wanita, 21 Tahun
Assalamu'alaikum dok, saya mau tanya mata saya sering nyeri samoek migrain yg kiri, dan sering juga keluar air mata padahal nggak nangis, kemarin periksa -50 terus mata kedua2.nya silinder 25. Terimkasih dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore R, 

Sakit kepala atau cephalgia adalah keluhan yang bisa timbul karena gangguan di kepala itu sendiri yang disebut sakit kepala primer ataupun karena penyakit lain yang mendasarinya atau disebut sakit kepala sekunder. Keluhan sakit kepala primer sendiri ada beberapa seperti sakit kepala tipe tegang, migrain, dan sakit kepala cluster.

Sakit kepala cluster dapat menimbulkan nyeri kepala hebat pada salah satu sisi atau kedua sisi dimana dapat disertai mata merah dan berair, kelopak mata bisa membengkak, keluar ingus, timbul berkeringat dan tidak membaik dengan beristirahat. Penyebab pastinya sendiri tidak diketahui tetapi dapat dipicu oleh bau-bauan tertentu, kebiasaan merokok, efek obat tertentu, konsumsi alkohol ataupun riwayat sakit kepala yang serupa di keluarga.

Untuk itu perlu dilakukan penanganan dengan memeriksakan diri pada dokter spesialis saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut terutama jika keluhan makin memberat. Untuk meredakan gejala dapat dilakukan beberapa cara seperti mengatur teknik bernapas, menghirup oksigen lebih banyak, menghindari pemicunya, konsumsi jahe, dan menggunakan krim pereda nyeri pada area yang nyeri.

Untuk mata sendiri perlu dikoreksi menggunakan kacamata atau lensa kontak dan melakukan pemeriksaan berkala setiap tahun untuk menilai kondisi organ refraksi mata. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Yang Harus Anda Tahu Tentang Sakit Kepala Bagian Depan

Sakit Kepala Bagian Depan Bisa Saja Bukan Pusing Biasa

Sakit kepala bisa terjadi di bagian kepala manapun, termasuk bagian depan. Terdapat beberapa hal yang dapat memicu sakit kepala bagian depan. Mulai dari sakit kepala tegang, sakit kepala cluster, hingga ketegangan pada mata.