Kenapa anak batuk terus menerus?

N Info Penanya: N
Dok mau tanya! Saya punya ponakan baru 4 bulan terus batuk-batuk terus udah hampir satu bulanan nggak sembuh-sembuh padahal udah diperiksa beberapa kali bahkan udah sampai di uap (oksigen) itu kenapa ya dok?...
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi N,

Keluhan batuk pada anak yang tidak kunjung sembuh bisa disebabkan oleh :
  1. Alergi, bisa alergi terhadap cuaca dingin, susu, debu, bulu binatang, dll.
  2. Asam lambung yang meningkat. Pada anak kecil seringkali susah makan, sehingga asam lambung meningkat dan mengiritasi tenggorokan sehingga merangsang untuk terjadinya batuk.
  3. TBC paru. Bila batuk lama disertai dengan penurunan berat badan atau berat badan tidak bertambah meskipun sudah makan banyak, teraba benjolan di sekitar leher, maka Anda perlu waspada.
  4. Infeksi paru.
  5. Paparan asap rokok.
Anda bisa mencoba beberapa tips berikut ini untuk membantu meredakan batuk pada keponakan Anda :
  1. Lakukan pengamatan kapan batuk muncul, apakah sepanjang hari, atau hanya malam hari, atau ketika habis makan makanan tertentu. Hindarkan anak dari kemungkinan alergi.
  2. Beri makan anak dengan porsi kecil namun sering, hindari makan terlalu kenyang.
  3. Hindari makan sebelum tidur, maksimal makan 3 jam sebelum tidur.
  4. Hindarkan anak dari asap rokok atau asap pembakaran sampah.
  5. Sediakan humidifier di ruangan untuk menjaga kelembaban ruangan.
  6. Atur suhu kamar jangan terlalu dingin.

Karena keluhan sudah berlangsung 1 bulan, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut berupa pemeriksaan darah, foto rontgen untuk mengetahui penyebab pasti batuk yang tak kunjung sembuh tersebut.

Salam sehat,

dr. Vina

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala asal lambung naik yang paling umum terjadi adalah heartburn

Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik agar Bisa Diatasi dengan Tepat

Gejala asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) bisa ringan dan parah. Mulai dari heartburn, mulut terasa asam, rasa pahit di belakang mulut, kesulitan menelan, hingga batuk-batuk. Meski tidak bisa disembuhkan, GERD bisa dikendalikan agar tak terus mengganggu penderitanya.