Dada dan perut tidak nyaman, apakah kemungkinan penyebabnya?

JS Info Penanya: JS, Pria, 1 Tahun
Saya jajat 28 thn, dada saya terasa sesak trus dada saya terasa kaya nyeri memar di tengorokan pun terasa mengganjal, itu kadang2 kambuh itu penyakit apa iia
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, J

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Rasa tidak nyaman pada dada bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi terkait dengan otot dan tulang penyusun rongga dada, ataupun karena organ didalam dada dan sekitar dada. 

Kemungkinan penyebab rasa tidak nyaman pada dada di antarnaya adalah:

Pada usia dewasa muda, keluhan ini paling sering disebabkan oleh GERD. GERD adalah kondisi dimana terjadi naiknya kembali asam lambung ke kerongkongan sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman pada area dada, dan perut bagian atas.

Gejala dari GERD diantaranya adalah:

  • Heart burn, yaitu sensasi panas terbakar pada area dada
  • Tenggorokan terasa mengganjal, terkadang menyebabkan batuk dan rasa tidak nyaman pada tenggorokan
  • Mulut terasa asam  atau bahkan pahit
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada ulu hati dan sekitar (perut bagian atas, dada)
  • Perut kembung

Terkait dengan apa yang Anda keluhkan, perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis panyakit dalam terdekat untuk dapat memastikan penyebab pastinya. Untuk itu segeralah lakukan pemeriksaan. 

Untuk mencegah GERD, lakukan beberapa tips berikut:

  • Hindari mengonsumsi makanan yang meningkatkan asam lambung
  • Usahakan makan tepat waktu (tidak menunda makan)
  • Hindari berbaring / tidur setelah makan, berikan waktu jeda 3-4 jam setelah makan bila Anda hendak berbaring / tidur
  • Hindari stres dan kelelahan
  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun baik sebelum ataupun sesudah makan

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Lidah tertelan sering dihubungkan dengan kejang.

Meluruskan Mitos Lidah Tertelan dan Hubungannya dengan Kejang Epilepsi

Istilah lidah tertelan sering dikaitkan dengan penyakit epilepsi atau ayan. Disebut bahwa keluhan kejang epilepsi dapat menyebabkan lidah seseorang tertelan. Benarkah pendapat ini?