Keluarnya cairan bening di BAK apa penyebabnya?

FS Info Penanya: FS
Hallo dok , mau tanya , Minggu lalu saya merasakan sakit sehabis BAK , kemudian saya berobat ke dokter sudah di suntik antibiotik , dan dikasih obat juga , Alhamdulillah sudah tidak sakit , tapi Mrp saya masih suka keluar cairan bening , tanpa rasa nyeri . Cara mengatasi nya gmna ya dok . ?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang FS,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Berdasarkan keterangan yang Anda berikan, keluarnya cairan putih atau bening dalam kencing bisa di sebabkan karena beberapa penyebab, seperti :

  1. Gonore atau kencing nanah
    Penyakit menular seksual yang disebabkan karena Neisseria gonorrheae. Gejala yang dapat muncul adalah pembengkakan pada testis, nyeri saat BAK, dan keluar nanah saat kencing.
  2. Nongonococcal urethritis (NGU)
    Gejala yang dapat muncul dalam penyakit ini sama dengan gonore.
  3. Balanitis
    Infeksi pada kepala penis, penyebabnya bisa karena infeksi bakteri, jamur atau iritasi kulit di sekitar kelamin. Balanitis lebih berisiko pada pria yang tidak di sunat.
  4. Klamidia
    Infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Gejala yang sering muncul adalah cairan kehijauan yang dapat keluar saat BAK.

Untuk mencegah tertularnya penyakit ini, sebaiknya :

  • Tidak berganti-ganti pasangan seks
  • Berobat bersama dengan pasangan seksual
  • Menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom ketika berhubungan seksual
  • Selalu jaga kebersihan organ intim Anda

Jika Anda mengalami gejala tersebut, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter kulit dan kelamin agar mendapatkan pengobatan dan penanganan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Obat balanitis dapat beragam berdasarkan pemicunya, seperti krim steroid hingga antibiotik

Pilihan Obat Balanitis pada Pria Berdasarkan Faktor Pemicunya

Obat balanitis akan diberikan dokter berdasarkan penyebabnya. Obat tersebut dapat berupa antibiotik, krim antijamur, hingga krim steroid. Tindakan sirkumsisi atau sunat mungkin akan diperlukan jika balanitis terus kambuh pada penderitanya.