Keluar cairan saat penis ereksi selain sperma apa bisa hilang

MJ Info Penanya: MJ, Pria
Keluar cairan saat penis ereksi selain sperma apa bisa hilang
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam Pak,

Salam sejahtera.

Cairan bening yang dikeluarkan penis saat ereksi atau proses ejakulasi dinamakan cairan (air) mani atau semen dalam bahasa kedokteran. Cairan mani dihasilkan oleh tiga kelenjar yaitu kelenjar Cowper, kelenjar Littre dan kelenjar Morgagni. Cairan mani memiliki fungsi untuk menetralisir keasaman air seni (kencing) di uretra (saluran kencing) dan sebagai pelumas alami sebelum sperma dikeluarkan. 

Cairan mani akan dikeluarkan ketika seseorang mendapatkan rangsangan seksual. Jumlah cairan mani yang dihasilkan berkisar sekitar 5ml setiap kali seorang pria terangsang namun memiliki varian yang  berbeda jumlahnya pada setiap orang.

Cairan mani pada seorang pria bisa saja tidak keluar atau hanya sedikit jumlah yang dikeluarkan apabila pria tersebut tidak mendapatkan rangsangan seksual yang cukup atau terdapat gangguan pada organ reproduksinya. Produksi cairan mani akan tetap berlangsung selama tidak ada gangguan pada organ reproduksi pria. Pada pria yang pernah menghasilkan sperma, dalam testisnya selalu terdapat prekursor (sel muda) yang akan selalu berkembang menjadi sperma. Terdapat pengecualian pada seseorang yang memang sebelumnya tidak pernah menghasilkan sperma (dikarenakan kelainan hormon, organik, dll), dalam kondisi ini terdapat kemungkinan cairan mani seseorang tidak mengandung sperma (azospermia).

Tentunya hal ini harus dipastikan lagi dengan memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter spesialis andrologi.

Demikian informasi yang dapat disampaikan.

Salam Sehat,

dr. Christine V

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

PCOS dipicu ketidakseimbangan hormon sehingga wanita sulit hamil dan memiliki keturunan

Yuk, Atur Strategi Makanan untuk PCOS Agar Cepat Hamil

Penderita PCOS perlu mengatur pola makan untuk mengurangi dampak sulit hamil. Makanan untuk PCOS agar cepat hamil harus kaya serat dan hindari pemicu naiknya kadar insulin dalam tubuh.