Vagina perih dan panas pasca haid, kenapa?

JV Info Penanya: JV, Wanita, 1 Tahun
Selamat malam dok jadi setelah beberapa harı selesai haid saya merasakan di daerah vagina saya terasa perih dan Kadang terasa panas , kira kira penyebabnya apa ya dok dan cara mnegatasinya apa ya dok? terimakasih sebelumnyya ya dokkk
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, JV.

Vagina adalah organ reproduksi wanita. Pada wanita usia subur, vagina akan mengeluarkan darah yang berasal dari luruhnya dinding rahim. Hal ini disebut dengan menstruasi atau haid, dan akan berlangsung secara teratur setiap 21-35 hari (bervariasi setiap wanita, rata-rata 28 hari).

Ketika haid, seorang wanita biasanya menggunakan pembalut untuk menampung darah yang keluar. Pada beberapa orang dengan kulit sensitif, bahan pembalut dapat menyebabkan alergi atau iritasi, terutama pada pembalut yang mengandung kapas. Bisa jadi keluhan Anda juga disebabkan karena tidak cocok dengan bahan pembalut yang digunakan.

Selain itu, saat haid, kondisi vagina cenderung lebih lembab daripada biasanya. Hal ini menyebabkan kondisi vagina lebih rentan terserang infeksi bakteri atau jamur, dan itu juga bisa memicu rasa panas dan perih seperti yang Anda alami. Selain itu, vagina juga biasanya akan terasa gatal.

Oleh karena itu, lakukan hal-hal berikut:

  • Pastikan kebersihan vagina selalu terjaga, dan tidak terlalu lembab
  • Gunakan bahan celana dalam yang menyerap keringat
  • Hindari menggaruk atau menyentuh vagina saat tangan tidak bersih
  • Saat haid selanjutnya, sering-seringlah mengganti pembalut, dan usahakan menggunakan pembalut berbahan alami dan tanpa kapas

Jika tak kunjung membaik, periksakan ke dokter spesialis kulit dan kelamin ya. Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kutu kemaluan adalah salah satu penyebab rambut kemaluan gatal dan ruam kemerahan, hingga iritasi

Benarkah Kutu Menjadi Penyebab Rambut Kemaluan Gatal?

Kontak seksual menjadi faktor utama penularan kutu kemaluan. Gejala rambut kemaluan gatal adalah ruam, kemerahan, iritasi hingga gatal terutama pada malam hari. Salah satu cara mengatasinya adalah mencuci handuk dengan air panas.