Kelainan pada sendi panggul, berjalan pincang

SN Info Penanya: SN, Wanita, 15 Tahun
Dear Dokter,Saya mengalami kelainan pada sendi panggul, sejak bayi saat ingin dipulangkan dari rumah sakit saya ditahan di rumah sakit karena kelainan ini, singkat cerita saya menjalani operasi diusia 3 tahun dan di gibs selama 6 bulan menurut cerita ibu saya. Setelah itu saya dilarang oleh dokter untuk tidak berjalan cepat, lari, dan bersepeda ataupun kegiatan yang berat karena ibu saya tidak pernah cerita, saya tetap melakukan kegiatan seperti orang normal. Sampai sekarang saya masih berjalan pincang dan beberapa waktu ini saya sering merasakan nyeri yang sangat lebih dari nyeri biasanya. Bagaimana Dokter apakah masih bisa diobati? Saya sering malu karena sering diejek teman-teman. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear SNA,

Kelainan sendi panggul bawaan artinya yang dialami sejak bayi dalam kandungan dapat menyebabkan pertumbuhan sendi menjadi tidak normal, keadaan ini sebebarnya dapat dideteksi sejak bayi baru lahir hanya kebanyakan kasus baru disadari oleh orang tua saat anak mulai berjalan.

Sendi panggul merupakan pertemuan antara tulang paha (Femur) dengan bagian dari tulang pelvis (Acetabulurn). Pada kondisi normal, kepala tulang paha (Caput Femoris) berada di dalam Acetabulum. Pada kondisi anak Bapak, kemungkinan terjadi lepas sendi (dislokasi). Sendi panggul menyerupai mangkuk dan bola. Bagian mangkuk disebut juga dengan acetabulum dan bagian bola dikenal dengan kepala tulang femur. Dalam kondisi normal kepala tulang paha berada di dalam mangkuknya, tulang acetabulum.

Dua  Faktor yang diduga sebagai penyebab dari kelainan sendi panggul adalah :

  • Faktor Hormonal
  • Acetabulum (bagian tulang pelvis) yang berbentuk datar, pada keadaan normal Acetabulum berbentuk mangkok terbalik

Kelainan pada sendi panggul ini terbagi atas 3 kondisi yaitu :

  • Dislokasi artinya seluruh kepala tulang paha keluar dari mangkuknya.
  • Subluksasi artinya bagian yang keluar hanya separuhnya.
  • Rentan mengalami dislokasi

Keadaan yang ber resiko sebagai penyebab terjadinya kelainan sendi panggul ini adalah :
1. Bayi dengan posisi bokong saat dalam kandungan

2. Ada riwayat yang sama dalam keluarga

3. Adanya gangguan dalam kehamilan, seperti cairan ketuban yang sedikit

4. Jenis kelamin Perempuan yang paling sering ditemukan menderita kelainan sendi panggul

5. Pemakaian bedong yang terlalu kencang saat bayi, dll

Untuk mengetahui kondisi ini, maka sejak baru lahir dengan pemeriksaan sederhana oleh Dokter, hal ini dapat ditemukan sehingga pengobatan dapat dilakukan sejak dini.

Namun bila seperti kondisi Anak Bapak, maka Dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG, CT Scan dan MRI untuk memastikan jenis kelainan pada sendi panggul yang diderita.

Gejala – gejala yang terlihat pada anak dengan gangguan sendi panggul yaitu :

  • Tungkai anak panjang sebelah
  • Anak berjalan pincang
  • Anak susah menggerakan tungkai ke arah luar karena telah terjadi perlengketan
  • Adanya lipatan kulit yang berbeda pada daerah tungkai
  • Tungkai yang sakit lebih pendek dari tungkai yang normal.

Pengobatan untuk kondisi ini dilakukan sesuai dengan umur Anak dan kondisi Anak saat berkunjung ke Dokter. Semakin cepat ditemukan dan diobati maka penyembuhan akan makin baik.

Pilihan untuk Pengobatan pada kelainan sendi panggul ini adalah :

  1. Untuk bayi umur 0 sampai 6 bulan, hanya dilakukan pengamatan selama 3 minggu, bila tidak kembali pada posisi normal maka dilakukan pemasangan Pavlik Harness yaitu alat untuk mempertahankan posisi normal sendi panggul.
  2. Bayi umur 6 bulan sampai 12 bulan, dilakukan reposisi yaitu pengembalian tulang ke posisi normal (tanpa operasi) kemudian dipertahankan dengan Pavlik Harness atau gips selama 3 bulan untuk mendapatkan posisi normal dari tulang.
  3. Anak diatas umur 1 tahun dan kondisi  kelainan tulang panggul yang sudah parah, maka diperlukan tindakan operasi untuk mengembalikan tulang ke posisi normal,kemudian dipertahankan dengan gips.

Untuk tindakan operasi ini ada beberapa jenis antara lain yaitu : melakukan pemendekan tulang paha, melakukan rekonstruksi tulang Acetabulum supaya kepala tulang paha dapat masuk ke mangkok acetabulum dan diharapkan sendi panggul kembali normal.

Komplikasi yang dapat terjadi bila tidak diobati dengan benar yaitu :

  • Pertumbuhan sendi panggul yang abnormal, anak berjalan pincang.
  • Rasa nyeri terus menerus sehingga gerakan sendi panggul menjadi tidak optimal.
  • Pengapuran sendi panggul (Osteoarthitis) yang parah saat anak dewasa.
  • Kerusakan pada tulang dan sendi panggul yang parah, nyeri terus menerus memerlukan penggantian sendi dengan sendi buatan.

Pada kebanyakan kasus bila operasi dan rekonstruksi sudah dilakukan, maka pertumbuhan tulang panggul dapat kembali normal dan pasien dapat berjalan dengan baik.

Segeralah kunjungi Dokter Spesialis Orhtopedi (SpOT) untuk berkonsultasi lebih lanjut, lebih baik cari Dokter yang mengkhususkan diri untuk menangani kelainan sendi dan tulang  panggul. Pengobatan dan operasi mungkin memerlukan biaya yang cukup besar dan membutuhkan dukungan keluarga, sebaiknya didampingi oleh orang tua.

 

Salam Sehat

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Skoliosis ringan didefinisikan jika kelengkungan tulang belakang kurang dari 20 derajat, namun lebih dari 10 derajat

Memahami Kondisi Skoliosis Ringan dan Risiko Komplikasinya

Skoliosis adalah gangguan tulang yang didefinisikan sebagai kelainan pada lengkung tulang belakang (kurvatura) yang melengkung ke samping lebih dari 10 derajat. Skoliosis ringan didefinisikan jika kelengkungan tulang belakang kurang dari 20 derajat, tetapi lebih dari 10 derajat.