Kelainan pada sendi panggul

SA Info Penanya: SA, Pria, 40 Tahun
Dok, untuk sendi pinggul yang lepas apakah diharuskan dilakukan operasi?Dimana anak saya baru bisa jalan di usia 18 bulan (usia saat ini 24 bulan) dan pada saat berjalan sepertinya ada kelainan pada kaki sebelah kiri (jalannya timpang) dan dua minggu yang lalu saya coba periksakan ke dokter Tunjung (ortopedi) di Rumah sakit KUSTATI Solo, setelah dilakukan pemeriksaan pada kaki anak saya dan sudah di RONTGEN dengan hasil sendi pinggul kaki lepas dari mangkuknya dan dokter mengharuskan dilakukan operasi dengan pemasangan PEN (supaya Tunggul tidak keluar lagi dari mangkuknya) yang ingin saya tanyakan dan mohon petunjuknya Sbb:Apakah ada alternatif lain selain dilakukan operasi?Apabila jadi lakukan operasi biasanya efeknya apa ya, Dok?Apakah ini merupakan cacat atau kelainan bawaan ya, Dok?Apakah untuk biaya pengobatan dan operasi (bila jadi) bisa diajukan Klaim?Atas saran dan petunjuk dokter, saya ucapkan terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Yth Bapak SAT,

Kelainan sendi panggul bawaan dapat menyebabkan pertumbuhan sendi menjadi tidak normal, keadaan ini sebebarnya dapat dideteksi sejak bayi baru lahir hanya kebanyakan kasus baru disadari oleh orang tua saat anak mulai berjalan.

Sendi panggul merupakan pertemuan antara tulang paha (Femur) dengan bagian dari tulang pelvis (Acetabulurn). Pada kondisi normal, kepala tulang paha (Caput Femoris) berada di dalam Acetabulum. Pada kondisi anak Bapak, kemungkinan terjadi lepas sendi (dislokasi). Sendi panggul menyerupai mangkuk dan bola. Bagian mangkuk disebut juga dengan acetabulum dan bagian bola dikenal dengan kepala tulang femur. Dalam kondisi normal kepala tulang paha berada di dalam mangkuknya, tulang acetabulum.

Dua  Faktor yang diduga sebagai penyebab dari kelainan sendi panggul adalah :

  • Faktor Hormonal
  • Acetabulum (bagian tulang pelvis) yang berbentuk datar, pada keadaan normal Acetabulum berbentuk mangkok terbalik

Kelainan pada sendi panggul ini terbagi atas 3 kondisi yaitu :

  • Dislokasi artinya seluruh kepala tulang paha keluar dari mangkuknya.
  • Subluksasi artinya bagian yang keluar hanya separuhnya.
  • Rentan mengalami dislokasi

Keadaan yang berresiko sebagai penyebab terjadinya kelainan sendi panggul ini adalah :
1.  Bayi dengan posisi bokong saat dalam kandungan

  1.  Ada riwayat yang sama dalam keluarga
  2.  Adanya gangguan dalam kehamilan, seperti cairan ketuban yang sedikit
  3. Jenis kelamin Perempuan yang paling sering ditemukan menderita kelainan sendi panggul
  4. Pemakaian bedong yang terlalu kencang saat bayi, dll

Untuk mengetahui kondisi ini, maka sejak baru lahir dengan pemeriksaan sederhana oleh Dokter, hal ini dapat ditemukan sehingga pengobatan dapat dilakukan sejak dini.

Namun bila seperti kondisi Anak Bapak, maka Dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG, CT Scan dan MRI untuk memastikan jenis kelainan pada sendi panggul yang diderita.

Gejala – gejala yang terlihat pada anak dengan gangguan sendi panggul yaitu :

  • Tungkai anak panjang sebelah
  • Anak berjalan pincang
  • Anak susah menggerakan tungkai ke arah luar karena telah terjadi perlengketan
  • Adanya lipatan kulit yang berbeda pada daerah tungkai
  • Tungkai yang sakit lebih pendek dari tungkai yang normal.

Pengobatan untuk kondisi ini dilakukan sesuai dengan umur Anak dan kondisi Anak saat berkunjung ke Dokter. Semakin cepat ditemukan dan diobati maka penyembuhan akan makin baik.



Pilihan untuk Pengobatan pada kelainan sendi panggul ini adalah :

  1. Untuk bayi umur 0 sampai 6 bulan, hanya dilakukan pengamatan selama 3 minggu, bila tidak kembali pada posisi normal maka dilakukan pemasangan Pavlik Harness yaitu alat untuk mempertahankan posisi normal sendi panggul.
  2. Bayi umur 6 bulan sampai 12 bulan, dilakukan reposisi yaitu pengembalian tulang ke posisi normal (tanpa operasi) kemudian dipertahankan dengan Pavlik Harness atau gips selama 3 bulan untuk mendapatkan posisi normal dari tulang.
  3. Anak diatas umur 1 tahun dan kondisi  kelainan tulang panggul yang sudah parah, maka diperlukan tindakan operasi untuk mengembalikan tulang ke posisi normal,kemudian dipertahankan dengan gips.

Untuk tindakan operasi ini ada beberapa jenis antara lain yaitu : melakukan pemendekan tulang paha, melakukan rekonstruksi tulang Acetabulum supaya kepala tulang paha dapat masuk ke mangkok acetabulum dan diharapkan sendi panggul kembali normal.

Komplikasi yang dapat terjadi bila tidak diobati dengan benar yaitu :

  • Pertumbuhan sendi panggul yang abnormal, anak berjalan pincang.
  • Rasa nyeri terus menerus sehingga gerakan sendi panggul menjadi tidak optimal.
  • Pengapuran sendi panggul (Osteoarthitis) yang parah saat anak dewasa.
  • Kerusakan pada tulang dan sendi panggul yang parah, nyeri terus menerus memerlukan penggantian sendi dengan sendi buatan.

 

Untuk kondisi ini adalah termasuk dalam Kelainan  bawaan dan sesuai penjelasan kami diatas, bila Bapak masih memerlukan pendapat ke dua dan ke tiga kami sarankan untuk menghubungi Dokter Spesialis Ortopedi lainnya di Kota Bapak.

Pada kebanyakan kasus bila operasi dan rekonstruksi sudah dilakukan, maka pertumbuhan tulang panggul dapat kembali normal dan anak dapat berjalan dengan baik.

Penjelasan yang kami sampaikan adalah sesuai dengan kondisi dan saran secara Medis untuk setiap pertanyaan yang disampaikan kepada kami, selanjutnyan untuk pengajuan Klaim Asuransi Kesehatan tetap mengacu kepada ketentuan dan kondisi dari setiap Polis Asuransi Kesehatan.

Semoga informasi kami dapat membantu Bapak, dan untuk semua proses pengobatan yang direncanakan supaya dapat berjalan dengan lancar.

Salam Sehat

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala dislokasi lutut berupa rasa sakit luar biasa pada kaki, terjadi bengkak dan memar pada lutut

Segala Hal Mengenai Dislokasi Lutut yang Perlu Anda Ketahui

Dislokasi lutut atau tulang bergeser biasa terjadi akibat aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga. Saat Anda mengalami dislokasi lutut, gejala yang mungkin terjadi, antara lain terjadi bengkak dan memar pada lutut.