Kejang pada anak; Kejang Demam

A Info Penanya: A, Wanita, 25 Tahun
Dear Dokter,Anak saya sering sekali kejang, diusianya yang masih setahun 5 bulan sudah pernah dirawat karena kejang sebanyak 4 kali. Bagaimana mengatasi agar kejangnya tidak kambuh, padahal setiap kali panas pasti dibawa ke dokter dan kita kompres terus, tapi kenapa masih saja kejang? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu A,

Kejang yang dimaksud oleh Ibu kemungkinan dikenal dengan nama Kejang Demam, karena umumnya terjadi pada anak berumur 6 bulan sampai 5 tahun.

Kejang demam terjadi karena karena adanya demam karena proses infeksi di luar otak, pada anak dengan suhu antara 38 sampai 40 derajat celcius. Namun sangat tergantung dari ambang batas kejang setiap anak yang berbeda. Ada anak yang pada suhu 38 derajat sudah kejang namun anaklainnya sampai suhu 40 derajat tidak mengalami kejang. Hal ini menurut perkiraan berkaitan dengan faktor keturunan.

Kejang demam  gejalanya adalah sbb :

  • Kejang didahului oleh demam
  • Kejang bersifat umum
  • Mata mendelik atau terkadang berkedip
  • Kedua tangan dan kaki kaku
  • Kadang diikuti kelojotan
  • Saat kejang anak tidak sadar   
  • Setelah kejang anak sadar kembali
  • Kejang demam akan berhenti sendiri dalam waktu kurang dari 5 menit
  • Kejang tidak berulang lebih dari satu kali dalam 24 jam.

Penyebab kejang adalah demam akibat infeksi bakteri atau virus yang terjadi mendadak, umumnya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)

Yang harus dilakukan bila mendapati anak kejang adalah :

    • Bila melihat anak kejang, usahakan untuk tetap tenang dan tidak panik
    • Letakkan anak di tempat yang aman, jauhkan dari benda-benda berbahaya seperti listrik dan benda tajam.
    • Baringkan anak dalam posisi kepala miring agar makanan, minuman, muntahan, atau benda lain yang ada dalam mulut akan keluar sehingga anak terhindar dari bahaya tersedak.
    • Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Memasukkan sendok, kayu, jari orangtua, atau benda lainnya ke dalam mulut, atau memberi minum anak yang sedang kejang, berisiko menyebabkan sumbatan jalan napas dan luka pada jalan napas.
    • Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena dapat menyebabkan patah tulang.
    • Amati apa yang terjadi saat anak kejang, karena ini dapat menjadi informasi berharga bagi dokter. Tunggu sampai kejang berhenti, kemudian bawa anak ke unit gawat darurat Rumah Sakit terdekat.
    • Apabila anak sudah pernah kejang demam sebelumnya, dokter mungkin akan membekali orangtua dengan obat anti kejang yang dapat diberikan melalui dubur. Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, obat tersebut dapat diberikan sesuai instruksi dokter.

 

 

Cara Pencegahan Kejang Demam pada Anak :

  • Bila anak demam, turunkan demam dengan kompres dan berikan obat anti demam seperti Paracetamol atau Ibuprofen
  • Pemberian kompres air hangat (bukan dingin) pada dahi, ketiak, dan lipatan siku juga dapat membantu.
  • Siapkan termometer dirumah untuk mengukur suhu anak, supaya dapat menjadi pengingat kepada orang tua

Apakah kejang demam berbahaya, dapat menyebabkan anak bodoh atau epilepsi saat besar nanti ? Ini merupakan pertanyaan yang selalu diajukan oleh para orang tua. Sebaiknya orang tua tidak perlu cemas karena :

    • Kejang demam tidak berpengaruh terhadap perkembangan atau kecerdasan anak
    • Kejang demam menghilang dengan sendirinya setelah anak berusia 5 sampai 6 tahun.
    • umumnya anak yang pernah mengalami kejang demam akan tumbuh dan berkembang secara normal tanpa adanya kelainan
    • Epilepsi terjadi pada kurang dari 5 persen anak kejang demam, dan biasanya pada anak-anak ini terdapat faktor risiko lain.

 

 

Harap diperhatikan gejala berikut ini :

  • Kenag terjadi pada umur dibawah 5 bulan, dan setelah anak berumur 6 tahun
  • Kejang terjadi tanpa didahului oleh demam
  • Jika sesudah kejang anak tidak segera sadar kembali tapi lebih banyak tidur, atau tidak dapat mengadakan kontak dengan baik.
  • Kejang setelah terbentur atau adanya trauma kepala

Sebaiknya segera kunjungi Unit Gawat Darurat terdekat karena Dokter akan segera melakukan evaluasi untuk mencari penyebab kejang lain seperti radang selaput otak (meningitis), epilepsi dan penyebab lainnya.

Salam Sehat

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gizi buruk pada anak dapat dikenali dari status gizi pada anak

Cegah dan Pahami Gizi Buruk dengan Mengenal Status Gizi pada Anak

Potensi gizi buruk pada anak dapat dikenali melalu status gizi mereka. Dalam hal ini, status gizi dapat mengukur ketidakseimbangan gizi pada anak. Anda sebagai orang tua harus mengetahui tiga indikator yang digunakan untuk memantau gizi anak, yaitu berat badan menurut umur, tinggi badan menurut umur, dan berat badan menurut tinggi badan. Dengan mengetahui status gizi anak, Anda dapat melihat pertumbuhan dan perkembangan anak.