Kejang Demam dan Leukemia

CS Info Penanya: CS
Dokter saya ingin bertanya 2 bulan yg lalu ank saya yang berusia 2 tahun sakit panas tinggi hingga kejang ringan setelah melakukan tes darah dokter rumah sakit menyatakan bahwa anak saya jika tidak ditangani di nyatakan kena penyakit leukimia sekarang apa yg harus saya lakukan
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang CSD,

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada pada 2-4% anak usia 6 bulan-5 tahun dengan kenaikan suhu tubuh (suhu rektal >38ºC) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium (penyebab bukan berasal dari otak).

Klasifikasi kejang demam :

  • Kejang demam sederhana

Kejang demam yang berlangsung singkat, kurang dari 15 menit, dan umumnya akan berhenti sendiri. Kejang tidak berulang dalam waktu 24 jam.

  • Kejang demam kompleks

Kejang demam dengan salah satu ciri berikut :

  1. Kejang lama > 15 menit
  2. Kejang pada salah satu sisi tubuh (parsial) atau seluruh tubuh didahului oleh kejang parsial
  3. Berulang > 1 kali dalam 24 jam

Hampir sebagian besar penyebab kejang demam pada anak berasal dari infeksi. Selain itu dapat pula berasal dari gangguan metabolik, obat-obatan, racun, gangguan pembuluh darah, perdarahan pada otak, trauma, tumor otak. Leukemia serta gangguan genetik Prader Willi Syndrome dapat juga menyebabkan kejang (jarang 1:10.000-30.000).

Leukemia Pada Anak

Leukemia pada anak umumnya bersifat akut. Leukemia akut berkembang dan memburuk secara cepat (beberapa hari sampai beberapa minggu). Jenis-jenis leukemia pada anak antara lain :

  • Acute Lymphocytic (lymphoblastic) leukemia (ALL) : 75-80 % pada anak yang didiagnosa sebagai leukemia. ALL adalah bentuk leukemia yang berefek pada limfosit (sel darah putih yang melawan infeksi) akibatnya tubuh tidak dapat melawan infeksi.
  • Acute myelogenous leukemia (AML) : 20 % pada anak yang didiagnosa sebagai leukemia. AML adalah leukemia yang berefek pada myoblast (sel darah putih yang belum matang) akibatnya sumsum tulang memproduksi sel yang abnormal sehingga tidak secara sempurna melawan infeksi.
  • Acute promyelocytic leukemia (APL). Pada leukemia ini, promyelosit diproduksi pada sumsum tulang. Translokasi kromosom spesifik ditemukan pada APL. Gen pada kromosom 15 berpindah posisi dengan gen pada kromosom 17.
  • Chronic myelogenous leukemia (CML) adalah leukemia kronik yang perkembangannya lambat, lebih dari 1 bulan sampai bertahun-tahun. Pasien dengan CML mempunyai banyak sel darah putih tidak matang yang diproduksi, sel ini mendesak sel darah sehat lainnya. Terjadi translokasi kromosom (sebagian kromosom 9 pecah dan melekat pada kromosom 22)
  • Chronic lymphocytic leukemia : leukemia kronik tapi sangat jarang pada anak

Beberapa saran yang dapat diikuti :

  1. Jangan panik
  2. Ikuti saran dari dokter untuk pengobatan
  3. Jaga kebersihan pasien dan lingkungan sekitar karena pasien rentan terhadap infeksi
  4. Pastikan asupan nutrisi tercukupi
  5. Vaksinasi agar tubuh punya imunitas melawan infeksi
  6. Apabila terjadi kejang :
  • Kendorkan pakaian yang ketat terutama disekitar leher
  • Bila tidak sadar, posisikan anak terlentang dengan
    kepala miring. Bersihkan muntahan atau lendir di mulut atau hidung. Walaupun kemungkinan lidah tergigit, jangan memasukkan sesuatu kedalam mulut.
  • Ukur suhu, observasi dan catat lama dan bentuk kejang.
  • Tetap bersama pasien selama kejang
  • Berikan diazepam rektal. Dan jangan diberikan bila
    kejang telah berhenti.
  • Bawa kedokter atau rumah sakit bila kejang berlangsung 5 menit atau lebih

Semoga penjelasan saya membantu. Kalau tidak keberatan, saya boleh diinfokan mengenai perkembangan anak anda lebih lanjut selama masa perawatan.

Salam Sehat,

dr. Jeng Yuliana

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Terapi ADHD dapat dilakukan dengan obat, terapi kognitif, hingga pembinaan

5 Hal yang Orangtua dan Guru Harus Tahu Mengenai Anak ADHD

Orangtua dan guru memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak ADHD. Segala bentuk perawatan ADHD, seperti terapi ADHD, pembinaan anak ADHD, hingga obat-obatan, dapat menjadi lebih efektif jika kedua pihak ini memainkan perannya dengan baik.