Setelah berhubungan, kemudian minum postinor, apakah bisa hamil?

WN Info Penanya: WN, Wanita, 20 Tahun
Dokter saya mau tanya, saya selamam berhubugan intim, sma suami sya, dia 1 x buang di dalam, lepas tu keesokan hari nya saya dtng bulan, vagina sya berdarah, apakah sya,bsa terjadinya hamil, dan setelah itu minum postinor setelah 2 hari nya apakah bisa hamil
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang WN,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Kehamilan pada prinsipnya adalah soal ketepatan waktu. Kehamilan bisa terjadi bila ada pertemuan dan pembuahan antara sel telur dan sperma. Sel telur akan keluar setiap bulannya 1 kali pada masa subur. Masa subur normalnya terjadi pada 14 hari sebelum masa menstruasi berikutnya.

Jika Anda berhubungan dan sperma di keluarkan di dalam, maka peluang kehamilan lebih besar terjadi. Apalagi jika Anda berada pada masa subur, maka peluang kehamilan lebih besar terjadi. Perdarahan setelah berhubungan kemungkinan besar karena perdarahan saat berhubungan atau perdarahan sisa darah menstruasi.

Berkaitan dengan konsumsi postinor, obat tersebut merupakan salah satu kontrasepsi darurat yang efektif digunakan maksimal 72 jam setelah berhubungan. Jika Anda dan pasangan belum siap untuk hamil, atau menambah momogan. Akan lebih efektif jika menggunakan alat kontrasepsi seperti suntik KB, pil KB, IUD atau alat kontrasepsi lainnya. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi ke dokter kandungan. Selalu jaga kebersihan organ intim Anda, selalu makan makanan bergizi, perbanyak sayur dan buah, banyak minum air putih, olahraga teratur dan istirahat cukup.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

bagaimana cara memakai kondom yang benar sebelum seks

Cara Memakai Kondom yang Benar Agar Tidak Hamil dan Tertular Penyakit Kelamin

Agar tidak "kebobolan" hamil, pakailah kondom saat berhubungan seks. Kondom juga bisa cegah risiko tertular penyakit. Bagaimana cara memakai kondom yang benar?