Kehamilan apakah bisa terjadi jika tidak ejakulasi?

RD Info Penanya: RD, Pria, 20 Tahun
Apakah perawan bisa hamil? Jika di masuki mr. P, tapi tidak ejakulasi!?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang R,

Kehamilan bisa terjadi jika ada sel sperma yang berhasil membuahi sel telur, caranya sendiri bisa melalui hubungan seksual ataupun upaya lain yang membuat sel sperma bisa masuk dan bertemu sel telur salah satunya seperti metode inseminasi buatan ataupun program bayi tabung.

Untuk keperawanan sendiri merupakan istilah yang memiliki definisi yang cukup beragam, ada yang mengatakan apabila sudah dimasuki benda apapun itu termasuk kelamin pria maka bisa dikatakan tidak lagi perawan, ada pula yang berpatokan pada robeknya selaput dara. Untuk selaput dara sendiri bisa juga robek tanpa adanya penetrasi benda, seperti akibat:

  • Olahraga berkuda
  • Bersepeda
  • Mengendarai motor
  • Aktivitas fisik atau olahraga lain
  • Kecelakaan dan penyebab lainnya

Apabila melakukan penetrasi penis ke vagina atau melakukan hubungan seksual, meskipun tidak terjadi ejakulasi, bukan tidak mungkin ada cairan preejakulasi yang keluar tanpa disadari. Pada cairan preejakulasi ini bisa saja mengandung sel sperma, jadi apabila melakukan penetrasi atau melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman seperti kondom, kemungkinan hamil bisa terjadi.

Jadi jika ada riwayat melakukan aktivitas seksual dan terjadi terlambat menstruasi, bisa coba melakukan tes kehamilan menggunakan alat testpack. Jika memang belum siap bertanggung jawab atas kehamilan atau belum siap menanggung kehamilan ada baiknya menghindari aktivitas seksual atau gunakan pengaman seperti kondom. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Puasa saat hamil muda, masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli kesehatan 

Hamil Muda Tapi Ingin Puasa? Ini Tips Aman Melakukannya

Puasa saat hamil muda, boleh atau tidak ya? Pertanyaan tersebut mungkin muncul di benak Anda ketika usia kehamilan trimester pertama dan ingin menjalani puasa Ramadan. Meski tidak diwajibkan berpuasa Ramadan, ibu hamil boleh saja menjalani puasa asalkan berkonsultasi dengan dokter kandungan dulu.