Apakah melakukan seks setelah 30 hari haid dapat memicu kehamilan?

RH Info Penanya: RH, Pria, 20 Tahun
Dok, kan gadis itu berhubungan, tapi masa haid terakhir nya sudah lebih dari 30 hari, apakah gadis itu bisa hamil dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, RH.

Melakukan hubungan seks 30 hari setelah haid dapat menyebabkan kehamilan, apabila wanita sedang dalam kondisi masa subur. Masa subur biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum haid selanjutnya. Pada wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, bisa saja 30 hari setelah haid sedang dalam masa suburnya.

Mengenai terminologi 'gadis' yang Anda sampaikan, perlu diperjelas apakah yang Anda maksudkan. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), definisi kata 'gadis' adalah anak perempuan yang sudah akil balig. Karena sudah akil balig (melalui masa pubertas), rahim seorang gadis tentunya sudah siap untuk terjadinya kehamilan apabila sel telurnya dibuahi.

Oleh karena itu, apabila nantinya gadis tersebut mengalami keterlambatan haid, segera lakukan pemeriksaan untuk konfirmasi kehamilan, misalnya dengan testpack. Celupkan testpack ke dalam urine pada pagi hari. Apabila hasilnya satu garis, maka negatif hamil; sedangkan jika dua garis, maka positif hamil.

Selain testpack, Anda juga bisa membawa gadis tersebut ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan USG rahim, atau pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya, yang dapat mengonfirmasi ada atau tidaknya kehamilan.

Apabila memang ada kehamilan, jagalah kondisi ibu dan janin baik-baik dengan cara mengonsumsi makanan bergizi, dan imbangi dengan minum air putih yang cukup. Hindari stres berlebihan, dan mintalah dukungan keluarga agar kehamilan selalu sehat. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Apa saja tanda-tanda kehamilan di usia 47 tahun

Tanda-Tanda Kehamilan di Usia 47 Tahun, Wajarkah Merasa Lebih Lelah?

Kabar kehamilan adalah hal yang membahagiakan, namun wajar saja Anda disertai rasa khawatir apabila muncul tanda-tanda kehamilan di usia 47 tahun. Secara medis, ketika seorang perempuan hamil pada usia di atas 35 tahun (kehamilan geriatri) risiko kehamilannya memang lebih tinggi.