Setelah berhubungan kemudian menstruasi, apakah terjadi kehamilan?

JT Info Penanya: JT
Dokk klo berhubungan abis itu menstruasi bisa hamil gak yaa?terus istri saya perutnya sakit terus tiap hari sama mual dikit ada kemungkinan hamil gak dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi JT,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Sebelum kehamilan dapat terjadi, indung telur akan melepaskan satu telur matang. Ini disebut sebagai ovulasi atau masa subur. Setelah dilepaskan, sperma dapat membuahi telur untuk melanjutkan kehamilan. Sebaliknya, sel telur akan mati dalam waktu 12 sampai 24 jam jika tidak dibuahi oleh sperma, dan kemudian luruh.

Masa subur pada umumnya terjadi pada pertengahan siklus menstruasi Anda. Misalnya, bila siklus menstruasi Anda berlangsung selama 28 hari, maka kemungkinan besar ovulasi terjadi pada hari ke-14. Namun akan sulit menentukan masa subur pada wanita yang menstruasinya tidak teratur.

Beberapa tanda wanita mengalami masa subur :

  • Lendir serviks yang sangat cair, licin, dan berwarna transparan seperti putih telur. Biasanya berjumlah lebih banyak.
  • Nyeri atau sakit dibagian perut bawah.
  • Perubahan suhu tubuh.

Berhubungan intim kemudian terjadi menstruasi kecil kemungkinan untuk terjadi kehamilan. Karena tidak ada pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. Namun jika setelah menstruasi Anda melakukan hubungan kembali, ada kemungkinan terjadi kehamilan. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Biasanya, wanita mengalami kram perut saat dalam masa PMS

Tips Meringankan Gejala PMS yang Datang Setiap Bulan

PMS adalah suatu proses normal dialami oleh wanita yang mengalami menstruasi. Sebagian wanita mengalami gejala PMS pada masa subur, seperti kram perut dan nyeri sendi. Mesikipun penyebab PMS belum diketahui, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gejala PMS. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter apabila gejala PMS dirasa terlalu menganggu aktivitas.