Kedua indung telur diangkat, bisa hamil lagi?

AR Info Penanya: AR, Pria, 31 Tahun
Salam sejahtera. Dear Dokter, apakah istri saya masih bisa hamil bila kedua indung telurnya sudah diangkat? Pada kehamilan 7 minggu, istri mengalami flek dan sakit perut luar biasa, setelah dibawa ke Dokter Kandungan, istri dinyatakan hamil di luar kandungan dan harus segera dioperasi pengangkatan indung telur. saya sudah menikah 3 tahun dan syukurlah pada tahun pertama istri saya positif hamil. Setelah 6 bulan kemudian istri saya hamil lagi tapi dinyatakan hamil kosong dan harus dikuret. Kemudian dihidrotubasi, Kemudian 6 bulan setelah itu istri saya hamil lagi dan dinyatakan hamil di luar kandungan dan dioperasi pengangkatan indung telur lagi. Terima kasih untuk jawabannya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Bapak AR,

Salam sejahtera juga untuk Bapak dan keluarga di Lombok,

Untuk dapat terjadinya pembuahan sperma mebutuhkan sel telur, dan sel telur dihasilkan oleh indung telur. Pembuahan ini kemudian berkembang menjadi bakal bayi yang akan hidup dan berkembang di dalam rahim.

Wanita secara normal memiliki sepasang (dua buah) indung telur yang secara rutin akan melepaskan sel telur yang matang dan siap dibuahi oleh sperma. Bila saat ini kedua indung telur sebagai pabrik penghasil sel telur  sudah tidak ada, maka tidak akan ada lagi sel telur yang dilepaskan untuk dibuahi sehingga mustahil terjadi kehamilan.

Untuk memastikan hal ini sebaiknya Bapak mengantar istri ke Dokter Spesialis Kandungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih teliti. Carilah dokter kandungan lainnya untuk pembanding dengan membawa semua hasil pemeriksaan yang selama ini dilakukan.

Sangat mungkin yang diangkat saat operasi adalah tuba falopii (saluran penghubung indung telur dengan rahim) dan bukan indung telurnya sendiri.

Sebaiknya segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, semoga masih ada informasi baik yang dapat diberikan sebagai solusi.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Cara mencegah hepatitis C dapat dilakukan dengan tidak menggunakan jarum suntik yang sama, menghindari berbagi barang yang terekspos darah, hingga melakukan seks aman. Gejala hepatitis C pada wanita meliput kelelahan, nyeri otot, dan sendi

Waspadai Gejala Hepatitis C pada Wanita

Hepatitis C memberikan gejala yang sedikit berbeda pada wanita. Gejala hepatitis C pada wanita meliputi kelelahan, nyeri otot dan sendi, dan nafsu makan yang memburuk. Sementara itu, gejala hepatitis C kronis meliputi memar/pendarahan, kulit gatal, rentensi cairan di perut, hingga pembuluh darah laba-laba.