kebiasaan makan mie membuat sakit perut dan punggung dan tidak haid seperti biasa

DM Info Penanya: DM, Wanita, 2019 Tahun
Assalamualaikum Dokter saya ingin bertanyaSaya ini suka sekali makan mie bisa dalam sehari saya beli mie 4 bungkus saya habiskan saat itu juga,Awalnya baik2 saja dok tapi bulan ini saya mulai merasakan sakit diperut sebelah kiri bagian kiri,Lama kelamaan seluruh perut dan punggung saya nyeri dok,Tapi saya ga peduliin,Terus di bulan ini saya ga haid diawal bulan seperti biasanya dok ini kenapa ya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore DMJ

Mengkonsumsi mie instan terlalu sering tidak baik karena dapat memicu kegemukan dan kerusakan organ tubuh akibat dari zat pengawet yang kandung. 

Zat pengawet yang terdapat didalam mie instan jika terlalu sering di makan akan menumpuk dan merusak usus, rahim, indung telur, ginjal, jantung dan otak. Selain itu dapat memicu kanker. Pencernaan juga terganggu jika terlalu sering memakan mie instan membuat diare, konstipasi hingga kanker usus.

Masalah lain yang didapatkan dari kebanyakan makan mie instan adalah kegemukan dan obesitas akibat tingginya kalori dari karbohidrat dan lemak yang terdapat pada mie instan. Dengan terjadinya kegemukan dapat memicu masalah metabolisme dan hormonal. Selain itu dapat terjadi sindrom polikistik ovarium yang membuat gangguan menstruasi serta pertumbuhan tumor didalam perut yang memicu sakit pada perut.

Saya sarankan agar anda mengatur pola makan dan mengurangi konsumsi mie instan. Jika ingin makan mie instan sebaiknya mencari alternatif lain seperti mie yang dibuat alami dari sayur dan buah tanpa bahan pengawet. 

Untuk masalah gangguan haid sebaiknya juga anda berkonsultasi dengan dokter kandungan (Sp.OG)

Salam sehat

dr.Zulham

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ketumbar tak hanya sebagai bumbu dapur, tapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh

Tak Hanya untuk Bumbu Masakan, Ini Manfaat Ketumbar bagi Kesehatan

Bagi Anda ketumbar hanya sebagai bumbu dapur. Tapi ternyata ketumbar memiliki manfaat bagi kesehatan seperti, mengurangi risiko kanker, meredakan nyeri dan peradangan, meningkatkan kesehatan kulit dan lainnya.