Bagaimana karakteristik dan kondisi psikologis anak SD ?

AI Info Penanya: AI, Wanita, 22 Tahun
Dok, ingin bertanya bagaimana karakteristik maupun kondisi psikologis anak usia 7 - 12 tahun (anak SD)?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, AIH.

Karakteristik dan kondisi psikologis pada anak usia umumnya berhubungan dengan tahap perkembangan dan pertumbuhannya sejak usia dini hingga memasuki sekolah dasar. Di indonesia usia anak yang telah memasuki sekolah pendidikan formal dasar berkisar antara 6-12 tahun.

Adapun ciri-ciri perkembangan anak usia sekolah dasar yang meliputi :

  • Tumbuh kembang yang terjadi pada fisik anak khususnya fisik motorik yang etrdiri dari motorik kasar dan motorik halus, dimana ditandai dengan kemampuan anak untuk untuk bereaksi pada rangsangan dengan lebih baik dan dapat melaksanakan tugas-tugas belajar yang menuntut kemampuan intelektualitas
  • Tumbuh kembang secara kognitif. dimana anak usia 7-11 tahun sudah mulai memasuki fase operasional konkrit yaitu masa dimana anak sudah mampu berpikir secara rasional dengan menggunakan logika yang cukup memadai
  • Perkembangan secara psikososial yang berkaitan dengan perkembangan psikis, moral dan sosial anak, dimana anak sudah mulai mengkaji dirinya dan lingkungan sekitarnya

Dengan mengetahui lebih dalam tentang karakteristik dan kondisi psikologis anak maka, orang tua dan tenaga pendidik dapat lebih peka dalam memenuhi kebutuhan perkembangan anak baik secara fisk maupun psikis.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai karakteristik dan kondisi psikologis anak usia 7-12 tahun Anda dapat berkonsultasi secara langsung kepada Psikolog anak.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Jaga kesehatan mental Anda sebagai cara menjaga kesehatan jantung

Cara Menjaga Kesehatan Jantung dengan Mental yang Baik

Selain berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kesehatan mental merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan sebagai cara menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, kondisi kejiwaan seperti depresi, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung.