Bagaimana mengatasi muntah selepas kemoterapi?

NH Info Penanya: NH, Pria, 27 Tahun
Slmt mlm dok, sy mau bertnya mengenai pnykit kanker paru yg di drta mama sy, mama sy sudh menjalani proses kemo slma 6 kali dan sudh berakhir lama, dan skrg setelah proses kemo selsai, mama sy sering muntah dan perut tidk trasa enk serta sakit kpala di sertai kringt di kplanya, sudh di ksih terapi domperidone dan obt pereda nyeri serta vitmin, tp knapa muntah nya trus trusan ya dok? Trmksih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, NH.

 

Muntah merupakan kondisi dimana isi perut keluar dari mulut. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari infeksi saluran pencernaan hingga efek kemoterapi.

kemoterapi merupakan jenis pengobatan dengan bahan kimia yang kuat untuk menghambat sel kanker.  

Berikut ini merupakan efek samping dari kemoterapi pada penyakit kanker:

  • Mual muntah.
  • Lemas.
  • Rambut rontok.
  • Menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah terkena infeksi.
  • Anemia.
  • Kesuburan terganggu.
  • Mudah terjadi perdarahan pada gusi, mimisan dll.
  • Sulit konsentrasi.

Untuk mengurangi mual muntah sebaiknya:

  • Minum obat antimuntah 30 menit sebelum makan.
  • Coba untuk tetap makan sedikit demi sedikit namun sering.
  • Terapi akupuntur.
  • Relaksasikan diri dengan mendengarkan musik klasik atau melakukan hobi yang menyenangkan.
  • Mengelola stres dengan baik.

Terkait dengan kondisi ibu Anda jika muntah tak kunjung membaik segera periksakan kembali kepada dokter spesialis paru yang merawat ibu Anda ya agar diberikan solusi terbaiknya.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pengobatan kanker paru-paru yang paling dianjurkan adalah dengan pembedahan

Penyebab Kanker Paru-Paru, Diagnosis, dan Pengobatannya

Kanker paru-paru rentan terjadi pada perokok. Untuk penanganannya, kanker paru-paru dapat diobati dengan pembedahan yang dilanjutkan dengan radiasi, kemoterapi, terapi kombinasi, atau mengonsumsi obat tertentu.