Mengapa hasil test pack dengan USG berbeda?

U Info Penanya: U, Wanita, 20 Tahun
Siang dok, saya mau nnya knpa ya saya berkali2 tespack hasilnya negatif trus tp pas usg hasil nya positif, kira2 knpa ya dok?? Knp di tespack negatif diusg positifTrimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, UU.

 

Test pack adalah uji kehamilan yang mendeteksi hormon β-HCG yaitu hormon yang dihasilkan oleh jaringan trofoblast janin (Sel telur yang telah dibuahi) atau jaringan yang menyerupai trofoblast tersebut.

Test pack positif adalah salah satu tanda mungkin terjadinya kehamilan. Namun bisa saja test pack hasilnya positif-palsu, dalam kasus ini hormon β-HCG meningkat, namun tidak terjadi kehamilan atau tidak ditemukan janin, seperti pada kasus kehamilan anggur. Begitu pula kebalikannya. Bisa saja test pack negatif, tapi ada kehamilan, atau disebut hasil yang negatif-palsu

Berikut ini merupakan penyebab dari negatif-palsu pada pemeriksaan test pack yang dapat terjadi karena beberapa hal yaitu:

  1. Pemeriksaan yang terlalu dini. 
  2. Waktu pemeriksaan yang terlalu cepat. 
  3. Kualitas alat test pack dan kadar β-HCG yg dpt diukur oleh alat tersebut. 
  4. Test pack kadaluwarsa.
  5. Kesalahan dalam pengambilan urin.
  6. Urin sudah terkontaminasi.

Terkait dengan keluhan yang Anda alami, saya sarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan ulang ke dokter spesialis kandungan yang memeriksa Anda dan menyatakan hasil pemeriksaan testpack Anda ke dokter kandungan Anda tersebut, atau Anda dapat meminta second opinion ke dokter kandungan lain untuk keluhan yang Anda alami.

Tetap jaga kesehatan dengan makan sayur dan buah, minum air putih dan berolahraga ringan dirumah.

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr. Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Emboli air ketuban terjadi saat persalinan atau sesaat setelah persalinan selesai

Langka Namun Mengancam Nyawa, Ini Gejala Terjadinya Emboli Air Ketuban

Emboli air ketuban langka terjadi namun merupakan kondisi serius saat air ketuban masuk ke sirkulasi darah sang ibu. Kondisi ini bisa menjadi sangat fatal, baik bagi ibu hamil maupun janinnya.