14 Jan 2021, 02:20Kulit & Kelamin

Infeksi jamur vagina sudah pakai krim antijamur tetapi tidak sembuh, harus bagaimana?

AN*
Info Penanya: AN*, Wanita, 21 Tahun
Halo dok, saya mau bertanya. Saya mengalami kandidiasis disekitar vagina saya. Awalnya saya menggunakan krim antijamur kemudian sembuh. Setelah itu kambuh kembali dan sampai sekarang tidak hilang juga meskipun saya sudah memakai krim antijamur. Apakah ini berbahaya? Bagaimana cara mengatasi nya agar kandidiasis sembuh permanen!
68 Views
2 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Pany
(0)
Selamat malam ACKandidiasis vaginalis merupakan peradangan pada vagina akibat infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida sp. Gejalanya dapat berupa ruam kemerahan pada vagina dan sekitarnya disertai rasa gatal, perih, keputihan putih susu hingga kekuningan hingga infeksi saluran kemih.

Pengobatan kandidiasis

Pengobatan pada kandidiasis dapat dilakukan dengan pemberian obat antijamur. Antijamur dapat diberikan melalui krim, kapsul yang dimasukkan ke vagina, dengan obat minum atau pada kondisi tertentu dengan menggunakan penyuntikkan. Antijamur harus diberikan oleh dokter dan digunakan sesuai anjuran. Jenis pengobatan yang diberikan tergantung dari tingkat keparahan infeksi.Sebelum diberikan pengobatan harus dilakukan pemeriksaan dulu untuk memastikan apakah infeksi memang merupakan kandidiasis atau karena penyebab lainnya seperti bakteri, virus atau parasit. Pengobatan yang dilakukan bila tidak membuahkan hasil maka ada beberapa kemungkinan yaitu:
  • Infeksi bukan merupakan infeksi jamur Candida
  • Penggunaan krim tidak mempan dan harus diberikan pengobatan antijamur minum
  • Kebersihan organ intim yang tidak dijaga dengan baik
  • Adanya faktor predisposisi seperti imun tubuh yang lemah pada penggunaan kortikosteroid jangka panjang, HIV atau diabetes
Karena itu sebaiknya anda konsultasikan secara langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin mengenai hal ini. Anda juga dapat melakukan chat dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Sementara itu yang dapat anda lakukan adalah:
  • Hindari penggunaan sabun kewanitaan atau rendaman daun sirih
  • Bersihkan vagina dengan air sejuk
  • Basuh dan keringkan vagina setelah BAK, BAB dan berhubungan
  • Lap dengan kain bersih atau tisu dari arah depan ke belakang
  • Hindari menggunakan pembalut dengan wewangian dan ganti setiap 3 jam
  • Hindari menggaruk
  • Gunakan celana dalam yang longgar dan menyerap keringat
  • Makan bergizi seimbang, perbanyak buah dan sayur
  • Minum air cukup
  • Tidur cukup
  • Olahraga rutin 3-4x seminggu untuk menjaga daya tahan tubuh
  • Hindari berhubungan intim
Semoga bermanfaat. Salam sehat.dr. Pany CL
infeksi jamurkandidiasis vaginakandidiasis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil