Jumlah Sperma Menurun Berpengaruh pada Kesuburan?

OK Info Penanya: OK, Pria, 36 Tahun
Selamat siang Dokter,Saya sudah menikah namun sampai saat ini saya belum mempunyai keturunan. Setelah diperiksa oleh Dokter, ternyata hasilnya adalah jumlah sperma saya berkurang. Setelah cek darah, semua faktor pendukung untuk produksi sperma bagus. Pertanyaannya, kenapa sperma saya tidak ada, sedangankan hasil pemeriksaan baik-baik saja? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang Bapak OK,

Untuk pembuahan dan mengahsilkan kehamilan, hanya dibutuhkan satu sel sperma  dari pria dan satu sel telur yang matang dari wanita. Jadi sebenarnya menurunnya jumlah sperma pada Bapak, tidak melulu merupakan faktor penghalang terjadinya kehamilan pada istri. Pemeriksaan menyeluruh terhadap faktor penghambat kehamilan harus dilakukan terhadap pasangan suami dan istri bukan hanya pada salah satunya saja.

Pastikan istri juga dalam kondisi tubuh dan alat reproduski yang sehat dan siap untuk kehamilan, lakukan cek menyeluruh dan konsultasikan dengan Dokter Spesialis Kandungan (SpOG).

Jadi yang terpenting adalah mutu dari sperma yang dihasilkan,  bukan hanya jumlah sperma yang dihasilkan.

Beberapa hal yang menyebabkan jumlah sperma menurun adalah sebagai berikut :

  1. Adanya gangguan kesehatan pada pria seperti penyakit kencing manis, darah tinggi, hiperkolesterol, infeksi menahun yang tidak diobati. Lakukan konsultasi dengan Dokter untuk mencari apakah ada penyakit lain dan obati penyakit ini.
  2. Varikokel atau adanya varises pada pembuluh darah di testis sehingga menghambat produksi sperma
  3. Gangguan ejakulasi yaitu berbaliknya air mani masuk ke saluran kencing saat terjadi ejakulasi, bukannya terpancar keluar pada ujung penis dan masuk ke vagina.
  4. Istri memiliki antibody anti sperma, jadi secara tidak normal tubuh istri akan membunuh sperma yang masuk dalam tubuhnya. Untuk mengetahui hal ini harus dilakukan cek khusus di laboratorium.
  5. Adanya riwayat khemotherapi dan radiasi pada pada pria, untuk pengobatan kanker
  6. Gangguan hormon yang menghambat produksi sperma
  7. Kerusakan pada saluran sperma dan testis
  8. Minum obat-obatan tertentu seperti obat anti kanker, golongan steroid, dll
  9. Pengguna narkoba, merokok dan ketergantungan alkohol menyebabkan produksi sperma menurun sampai kemandulan
  10. Pemerjaan dengan tingkat stress yang tinggi
  11. Obesitas atau kegemukan
  12. Terlalu sering berendam di air panas, duduk lama di tempat yang panas, bersepeda terlalu sering dan lama, dapat menyebabkan produksi sperma menurun
  13. Kurang gizi

Sebaiknya mulailah perbaiki kondisi tubuh dan kebiasaan yang masih belum sesuai, kemudian lakukan konsultasi lebih lanjut ke Dokter kandungan (SpOG) bersama dengan istri.

Salam Sehat

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

RIsiko kehamilan saat Anda berusia di atas 35 tahun ke atas memang lebih besar, tapi tak perlu ditakutkan.

Meghan Markle Melahirkan, Hamil di Atas Usia 35 Tahun Bisa Tetap Sehat

Jika seorang wanita hamil saat berusia di atas 35 tahun, maka kondisi tersebut bisa disebut sebagai kehamilan risiko tinggi. Meski begitu, kehamilan tetap bisa dijalani dengan sehat asalkan ibu menjalani pola hidup sehat.