Jenis-Jenis Imunisasi untuk Anak

P Info Penanya: P, Wanita, 25 Tahun
Hi dok, saya ingin bertanya seputar imunisasi, apakah imunisasi penting bagi anak dan imunisasi apa saja yang perlu untuk diberikan kepada anak? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Ibu P,

Imunisasi sangat penting untuk anak karena merangsang kekebalan spesifik tubuh bayi, anak dan remaja sehingga tubuh mampu melawan kuman penyakit yang berbahaya, mencegah anak dari sakit berat, cacat bahkan kematian.

Sesuai dengan Program dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) maka ada 5 Imunisasi Dasar yang wajib diberikan untuk Bayi dan Balita di Indonesia dan jadwalnya adalah sbb :

    • Waktu Lahir berikan Imunisasi Hepatitis B (1)
    • Umur bayi 1 Bulan berikan Imunisasi Hepatitis B (2)
    • Umur bayi 2 Bulan berikan Imunisasi Polio (1) DPT (1)
    • Umur bayi 2-3 Bulan berikan Imunisasi BCG (1)
    • Umur Bayi 4 Bulan berikan Imunisasi Polio (2) DPT (2)
    • Umur bayi 6 Bulan berikan Imunisasi Hepatitis B (3) Polio (3) DPT (3)

 

  • Umur bayi 9 Bulan berikan Imunisasi Campak (1)

 

Catatan penting :

 

  • BCG. Diberikan 1x segera setelah lahir sampai dengan usia 2 bulan
  • Hepatitis B. Diberikan 3x, segera setelah lahir, usia 1 bulan dan 3-6 bulan
  • Polio. Diberikan 6x, segera setelah lahir, usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, booster I 18 bulan serta booster II 5 tahun
  • Difteri-Pertusis-Tetanus (DTP). Diberikan 6x, usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, booster I 18 bulan, booster II 5 tahun dan booster III 12 tahun (DT saja)

 

  1. Campak. Diberikan 2x, usia 9 bulan dan 6 tahun 

 

Pemberian Imunisasi Dasar ini dapat dilakukan ulang (Booster)  sesuai Jadwal yang bisa Ibu Peroleh dari Dokter Spesialis Anak.

Juga terdapat jenis Imunisasi yang dianjurkan  dan jadwalnya yaitu :

 

  • Haemophilus Influenza Tipe B (HIB). Diberikan 4x, di usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan booster usia 15-18 bulan
  • Pneumokokus (PCV). Diberikan 4x, di usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan 12-15 bulan
  • Influenza. Diberikan 1x setiap tahun dan dimulai saat usia >6 bulan
  • Mump-Measle-Rubella (MMR). Diberikan 2x, di usia 15 bulan dan 6 tahun
  • Tifoid. Diberikan 1x setiap 3 tahun dan dimulai saat usia 2 tahun
  • Hepatitis A. Diberikan 2x, interval 6 bulan - 12 bulan, dimulai saat usia 2 tahun

 

  1. Varisela (Cacar air). Diberikan 1x, saat usia 5 tahun

Segera kunjungi Bidan, Puskesmas, Dokter umum atau Dokter Spesialis Anak (SpA) terdekat untuk konsultasi lebih lanjut.

 

Salam Sehat

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Suara tarikan napas kencang (whoop) di awal atau sela-sela batuk tiada henti merupakan ciri khas batuk rejan

Batuk Rejan Sangat Menular dan Berbahaya Bagi Bayi serta Anak-anak

Gejala batuk rejan pada orang dewasa seringkali disangka batuk biasa dan berisiko menular pada bayi serta anak. Batuk rejan pada bayi bisa menyebabkan sulit bernapas. Penyebab batuk rejan adalah bakteri bordetella pertussis.