Jantung berdebar-debar, sering pingsan

PM Info Penanya: PM, Wanita, 25 Tahun
Siang, Dokter.Dok, saya suka berdebar-debar setiap hari, denyut nadi terasa cepet, dan sering pingsan diawali dengan pandangan berkunang-kunang sebelum pingsan. Kondisi ini sudah saya alami 2 tahun dan belum pernah berobat ke Dokter. Apakah ada solusi dari Dokter? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam Sehat Ibu PM,

Serangan yang Ibu alami sangat mungkin yang dikenal dengan nama Gejala Serangan Panik. Umumnya diderita oleh wanita muda dua kali  lebih banyak dari pria. Datangnya tanpa peringatan bahkan saat tertidur dan penderita sering merasa seperti mengalami sakit jantung atau sekarat atau gila. Ketakutan yang berlebihan dialami oleh Penderita dan sering tidak terkait dengan keadaan sekelilingnya. Serangan panik umumnya singkat, berlangsung kurang dari 10 menit namun kadang ada yang bertahan lebih lama.

 

Gejala serangan panik adalah :

  • Dada berdebar-debar
  • Lemas, pusing dan pingsan
  • Kesemutan atau mati rasa di tangan dan jari
  • Rasa takut akan kematian yang akan datang
  • Berkeringat dan menggigil
  • Sakit dada dan sesak napas
  • Limbung dan kehilangan kendali

 

Penyebab serangan panik sampai saat ini belum diketahui, sebagian besar karena perubahan dalam kehidupan seperti menikah, melahirkan, pekerjaan, ditinggal meninggal orang dekat, pindah rumah dll. Orang yang menderita gangguan panik juga lebih mungkin menderita depresi, mencoba bunuh diri, atau menyalahgunakan alkohol atau narkoba.

 

Kabar baiknya adalah Gangguan panik dapat diobati dan keberhasilan untuk pengobatan ini adalah baik. Sebaiknya Ibu segera mengunjungi Psikolog atau Dokter Ahli Jiwa (SpKJ) untuk berkonsultasi lebih lanjut, bila diperlukan Dokter akan memberikan obat dan penanganan yang sesuai untuk kondisi Ibu

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Olahraga dengan teratur dapat membantu atasi jantung berdetak kencang

Cara Mengatasi Jantung Berdetak Kencang agar Anda Kembali Tenang

Jantung berdetak kencang bisa diatasi dengan beberapa cara, seperti olahraga, banyak minum air, dan relaksasi. Namun, jika dirasa sudah mengganggu kegiatan sehari-hari, pemeriksaan dokter mungkin diperlukan.