Janin usia 17 minggu, bagaimana perkembangannya?

YY Info Penanya: YY
Pagi dok, saat ini saya sedang mengandung usia 17 minggu. Saat ini saya sudah tidak merasakan morning sickness yang berlebihan seperti diawal dan rasa ngidampun juga sudah mulai berkurang. Apakah ini wajar dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, YY.

Kehamilan adalah proses yang terjadi karena bertemunya sel sperma pria dengan sel telur wanita, yang kemudian tertanam di dinding rahim dan berkembang. Kehamilan menjadi sesuatu yang sangat dinanti-nantikan oleh pasangan suami istri.

Pada 17 minggu, usia kehamilan memasuki bulan keempat dan trimester kedua. Di usia kehamilan ini, terjadi perkembangan dari sisi janin dan ibu.

Berikut ini adalah perkembangan janin yang terjadi pada usia kehamilan 17 minggu:

  • Janin sudah sebesar telapak tangan. Panjangnya berkisar antara 13-17 cm, dan berat berkisar antara 100-150 gram.
  • Mulai muncul jaringan lemak pada janin untuk mempertahankan suhu tubuh
  • Janin mulai belajar refleks menghisap dan menelan
  • Kepala dan tulang-tulang lainnya mulai mengeras. Kuku mulai terbentuk.
  • Detak jantung janin dapat terdengar pada saat pemeriksaan, dan sebaliknya, janin juga sudah mampu mendengar suara ibu
  • Ginjal berfungsi baik, janin berkemih beberapa kali dalam sehari
  • Plasenta berkembang dengan ribuan pembuluh darah, untuk mengalirkan nutrisi yang optimal kepada janin

Sedangkan yang terjadi kepada ibu pada usia kehamilan 17 minggu adalah:

  • Payudara yang bertambah besar, sehingga ukuran bra berubah daripada sebelum hamil
  • Perut membesar, yang mengakibatkan ketidakseimbangan saat berjalan, dan nyeri pinggang
  • Nafsu makan meningkat, karena morning sickness yang berangsur-angsur menghilang
  • Kulit mulai meregang, sehingga ibu mudah merasa kepanasan. Selain itu, biasanya stretch mark mulai timbul
  • Ibu mudah merasa pusing karena aliran darah yang meningkat

Sekira lima bulan setelah usia kehamilan ini, ibu akan bertemu dengan janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya kontrol secara teratur ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan, ya. Jangan lupa mengonsumsi makanan yang bergizi, termasuk makanan tinggi kalsium.

Terima kasih telah bertanya di forum SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kejang pada masa kehamilan merupakan kondisi serius yang bisa membahayakan ibu dan bayi.

Penanganan Kejang pada Ibu Hamil yang Perlu Anda Ketahui

Kejang selama kehamilan adalah kondisi akibat kenaikan tekanan darah tinggi yang menyebakan kejang. Kondisi ini berbahaya karena pasokan oksigen ke janin alami penurunan.