29 Dec 2020, 16:14Kandungan

Apakah normal janin tidak terlihat?

YJ
Info Penanya: YJ0
Istri saya 33 thn. Kami sdh punya anak umur 11thn. Mens terakhir tgl 8 oktober. Tgl 21 nov kelihatan kantong janin berumur 1 bln. Namun bulan berikutnya janin tidak terlihat dgn dokter kedua karena dokter pertama terlalu jauh. Perubahan perut dan payudara membesar. Test pack berkala positif. Ngeflek coklat selama 3 hari. tgl 28 des ke dokter kedua Masih tidak terlihat janin nya baik usg luar maupun dalam. Tidak pernah keluar darah ato keguguran. Apakah normal ya dok kandungan istri saya?
415 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, YJTerima kasih atas pertanyaannya.Janin yang tidak terlihat pada pemeriksaan USG atau transvaginal dapat menjadi pada kondisi kehamilan kosong atau blighted ovum.  Kehamilan kosong adalah kehamilan dengan gejala seperti hamil pada umumnya, namun tidak adanya janin yang berkembang pada rahim.  Dapat diartikan sebagai kondisi dimana kehamilan terhenti.

Gejala kehamilan kosong :

  • Testpack positif.
  • Telat haid.
  • Payudara lebih sensitif.
  • Janin tidak terlihat atau berkembang pada pemeriksaan transvaginal.
Penyebab kehamilan kosong masih menjadi perdebatan namun diprediksi adanya kelainan kromosom dan kualitas sel telur dan sperma yang kurang baik.  Kondisi ini terkait dengan yang anda tanyakan, jika dihitung dengan HPHT istri maka saat ini seharusnya usia kandungan memasuki 11 minggu 5 hari dimana seharusnya sudah ada janin yang terbentuk dan berkembang.  Jika sudah dilakukan pemeriksaan USG dan transvaginal tetapi janin tidak ditemukan maka kemungkinan karena kehamilan kosong.  Kondisi ini memang akan menunjukkan tanda hamil dan testpack positif namun seiringnya waktu, hormon kehamilan akan menurun sehingga testpack negatif disertai tanda hamil yang menghilang. Pada usia kehamilan awal umumnya dokter kandungan akan memberikan pilihan untuk membiarkan kandungan dengan maksud agar jaringan -jaringan keluar dengan sendirinya atau pemberian obat-obatan tertentu.  Periksa kembali ke dokter kandungan sesuai anjuran untuk penanganan lanjutan.

Beberapa cara untuk mencegah gangguan pada kehamilan selanjutnya :

  • Hindari stress, istirahat cukup.
  • Lakukan pemeriksaan kualitas sperma dan kualitas sel telur sebelum program hamil.
  • Konsumsi makanan bergizi dan nutrisi tinggi.
  • Olahraga teratur.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
kehamilan palsupemeriksaan kehamilankehamilan anembrionik
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil