26 Jan 2021, 16:45Kandungan

Apakan klimaks seorang istri atau suami mempengaruhi kehamilan ?

CR
Info Penanya: CR, Wanita0
Hallo dok. Saya mau bertanya dok Jika berhubungan intim si istri lebih cepat keluar dr suami atau pun sebaliknya si suami lebih cepat keluar dr istri itu mempengaruhi untuk tidak mempunyai anak atau gimna dok
2637 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Hallo, C.Proses klimaks dimana ini merupakan puncak kenikmatan yang dirasakan suami atau istri memang muncul berbeda-beda. Klimaks yang dirasakan istri bisa muncul saat dilakukannya proses pemanasan atau foreplay, saat hubungan seksual berlangsung, ataupun saat hubungan seksual berakhir bersamaan dengan klimaks yang dirasakan oleh suami.

Apakah klimaks seorang istri atau suami mempengaruhi kehamilan ?

Klimaks seorang wanita bisa saja tidak dirasakan. Bahkan ada beberapa wanita yang tidak pernah merasakan klimaks walau sudah bertahun-tahun menikah. Klimaks ini mempengaruhi hubungan suami istri, meningkatkan rasa sayang, keintiman, juga keharmonisan rumah tangga, namun tidak mempengaruhi proses mendapatkan keturunan baik wanita mengalami klimaks terlebih dahulu ataupun sebaliknya laki-laki mengalami klimaks terlebih dahulu. Bahkan seseorang yang dipaksa berhubungan seksual karena pemerkosaan, kekerasan seksual bisa saja terjadi kehamilan walau tidak ada hasrat seksual sama sekali.

Apa yang dapat mempengaruhi proses kehamilan ?

Banyak anggapan yang salah di masyarakat jika sepasang suami istri belum memiliki keturunan, wanitalah penyebab ketidaksuburan, sehingga semua pemeriksaan ditujukan kepada wanita. Padahal proses kehamilan bukan hanya faktor dari seorang wanita, melainkan seorang pria. Hendaknya seorang pria diperiksa terlebih dahulu karena pemeriksaan yang lebih gampang. Namun pemeriksaan juga harus dilakukan pada wanita, dengan USG bisa dari perut, atau dari vagina, pemeriksaan sumbatan pada saluran tuba folpi, maupun pemeriksaan lainnya.Jika Anda sudah lebih dari 1 tahun menikah, dengan melakukan hubungan seksual yang rutin, bahkan dimasa subur, diikuti dengan menerapkan pola hidup yang sehat, namun belum juga diberikan momongan, maka Anda dan pasangan dapat melakukan pemeriksaan di dokter spesialis kandungan terutama bagian infertilitas.Semoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
tes kehamilanmeningkatkan kesuburanmerencanakan kehamilan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil