30 Jun 2021, 05:53Kandungan

Apakah gangguan ereksi termasuk impotensi?

IA
Info Penanya: IA0
Kami menikah udah 7 tahun dan blum di karuniai seorang anak. Suami saya jika berhubungan gak pernah lama doc. Gak sampek 1 menit udah keluar sperma. Jika ingin berhubungan ke 2x harus nunggu beberapa jam baru bisa ereksi punya suami. Pasti lama tp gak sampek keluar sperma suami udah lemas kecapean.eskipun minum pil atau jamu kuat ya tetep suami saya cpet keluar. mohon slusinya. Suami saya jarang drumah dia kerja bangunan di luar kota. Apa suami saya termasuk impoten doc? Karna dia jg merokok.
63 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat pagi, IA                    Terima kasih atas pertanyaannya.Disfungsi seksual dapat dialami baik pada pria dan wanita.  Bentuk disfungsi seksual contohnya ejakulasi dini, gangguan ereksi atau impotensi, penurunan libido, serta rasa tidak puas saat melakukan hubungan intim.  Kondisi ini dapat menimbulkan masalah di rumah tangga dan berisiko menimbulkan ketidaksuburan.

Penyebab disfungsi seksual :

  • Faktor stres, tekanan yang terlalu berat, cemas berlebihan.
  • Masalah di rumah tangga, keluarga, ataupun pekerjaan.
  • Pola hidup kurang baik misal terlalu sering konsumsi tinggi pengawet, jarang olahraga, merokok, kebiasaan begadang, alkohol.
  • Faktor obesitas.
  • Gangguan di hormon.
  • Kelainan di prostat.
Ketika suami mengalami gangguan ereksi maka termasuk pada kondisi impotensi namun belum tentu menjadi penyebab ketidaksuburan pria karena hanya dapat dilihat dengan uji kualitas sperma.  Jadi, jika ingin memastikan apa penyebab belum terjadi kehamilan lebih dari 1 tahun, anda dan suami dapat melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan untuk pemeriksaan rahim istri dan sperma suami.  Selain dengan pemeriksaan, anda dan suami juga dapat menerapkan cara berikut untuk mencegah impotensi serta meningkatkan potensi terjadinya kehamilan.   

Cara-cara berikut untuk mencegah ketidaksuburan :

  • Perbanyak air putih.
  • Kelola stres dan cemas.
  • Hindari begadang, alkohol dan merokok.
  • Lakukan senam keggel
  • Pola makan sehat bebas pengawet, pemanis buatan, MSG, serta mengurangi pedas, gorengan, kopi, teh, dan soda.
  • Isitrahat cukup setidaknya 8 jam sehari.
  • Perbanyak buah dan sayur.
  • Jaga berat badan seimbang.
  • Olahraga teratur setiap hari.
  • Tambahkan asam folat, vitamin E, dan zinc sebagai suplemen.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
meningkatkan kesuburanmasalah infertilitasmerencanakan kehamilantes kesuburan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil