14 Nov 2020, 21:24Kandungan

Apa risiko hubungan intim secara anal?

CJ
Info Penanya: CJ, Wanita, 19 Tahun
Dokter saya mau tanya tgl 27 okt saya melakukan hubungan intim dengan pasangan saya namun melalui belakang (anal). Saya telat haid sudah sekitar 11 hari. Saya sudah melakukn usg dan dokter nya bilang saya tidak hamil dan sudah melakukan testpack sebanyak 3 kali hasil semuanya negatif. Apakah saya masih ada indikasi hamil dok?
654 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, CMTerima kasih atas pertanyaannya.Anal seks merupakan aktivitas seksual yang dilakukan dengan penetrasi pada daerah anal atau anus.  Pada anal seks masih ada kemungkinan terjadinya kehamilan apabila ada cairan sperma yang masuk ke vagina. 

Risiko hubungan intim secara anal :

  • Penetrasi dapat menimbulkan perlukaan pada jaringan di dalam anus karena tidak adanya cairan lubrikasi alami sehingga memungkinkan virus ataupun bakteri untuk masuk ke dalam tubuh.
  • Risiko tinggi tertular penyakit infeksi menular seksual seperti herpes, sifilis, HPV, serta HIV
  • Mudah untuk terkena penyaki ginjal, infeksi pencernaan, infeksi saluran kemih, hepatitis.
  • Perdarahan pada anus apabila ada robekan anus atau wasir.
  • Fistula yang dapat melebar ke organ lainnya.
  • Hubungan intim yang dilakukan berulang kali pada anus akan berakibat pada kelemahan otot anus sehingga anus tidak mampu untuk menahan saat ingin buang air besar.
Terkait pertanyaan anda, telat haid tidak selalu karena kehamilan.  Ada beberapa faktor lain yang juga menimbulkan telat haid.

Kondisi yang menyebabkan telat haid selain kehamilan :

  • Faktor stress dan kelelahan.
  • Penggunaan KB hormonal.
  • Obesitas atau terlalu kurus.
  • Wanita dengan PCOS dan gangguan tiroid.
  • Gangguan pada rahim
Apabila testpack negatif dan pemeriksaan USG tidak ada kehamilan maka tidak ada indikasi kehamilan. Kurangi aktivitas, kelola stres, perbanyak minum air putih, makan bergizi dan olahraga teratur dapat membantu melancarkan haid.  Konsultasi dengan dokter kandungan kembali apabila telat haid hingga 3 bulan.  Semoga penjelasan ini bermanfaat. Salam sehat,dr. Farah
siklus haidkehamilanhubungan seks beresikohivpenyakit menular seksualinfeksi menular seksual
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil