Hubungan seks saat menstruasi, apa dampaknya?

AN Info Penanya: AN, Wanita, 22 Tahun
Selamat siang dok saya mau tanya, saya baru nikah beberapa minggu yang lalu, beberapa hari yang lalu saya berhubungan sama suami saya lalu tiba tiba sperma nya tercampur sama darah menstruasi saya, waktu itu saya tidak tau kalau saya sedang menstruasi. Apa kejadian yang saya alami itu berdampak sama kandungan saya kelak? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi AN,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Berhubungan seksual saat menstruasi memang masih banyak menimbulkan berdebatan disisi agama dan lingkungan berhubungan seks saat menteruasi merupakan hal yang tidak di perkenankan atau tabu. Secara medis, hubungan seksual saat menstruasi dapat menimbulkan beberapa manfaat dan akibat.

Beberapa manfaat berhubungan seks saat menstruasi :

  • Mengurangi kram saat menstruasi
  • Membuat tubuh menjadi lebih rileks
  • Waktu menstruasi yang lebih singkat

Beberapa dampak berhubungan seks saat menstruasi :

  • Berisiko tinggi untuk tertular penyakit infeksi menular seksual
  • Berisiko untuk terkena penyakit organ kelamin seperti miom atau kista
  • Saat mentruasi pH tubuh menjadi lebih rendah, sehingga infeksi jamur

Berdasarkan keterangan yang Anda berikan, jika Anda belum mengetahuinya tidak apa-apa. Namun jika Anda dan pasangan ingin melakukan hubungan saat menstruasi sebaiknya dampak dan manfaatnya. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut Anda dapat berkonsultasi ke dokter kandungan.

Selalu jaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, perbanyak sayur dan buah, cukupi kebutuhan air putih minimal 2 liter / hari, istirahat cukup, olahraga teratur, hindari rokok dan alkohol.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ketidaksuburan wanita dapat disebabkan oleh endometriosis dan PCOS

Kenali Perbedaan PCOS dan Endometriosis pada Gangguan Kesuburan Wanita

Ketidaksuburan wanita sering disebabkan oleh endometriosis dan PCOS. Keduanya memiliki gejala-gejala yang hampir sama pada fase awal. Kenali perbedaannya agar mendapatkan perawatan yang sesuai.