Apa hemifacial spasm bisa sembuh?

SO Info Penanya: SO, Pria, 17 Tahun
Saya menderita Hemifacial Spasm sudah hampir 4 tahun. Kira2 bs rekomendasikan selain botox dan surgery kira2 bisa ga dengan akupuntur thank
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi SO,

Hemifacial spasm adalah kondisi di mana otot-otot wajah mengalami gerakan yang tidak terkontrol, hanya menyerang 1 sisi bagian wajah, yang akan terasa seperti kedutan.

Penyebab hemifacial spasm adalah:

  • Blefaritis atau peradangan pada kelopak mata yang ditandai dengan kelopak mata bengkak atau tampak sekret kekuningan pada tepi kelopak mata.
  • Abrasi kornea.
  • Mata kering. Biasanya terjadi bila terlalu lama berada di ruangan berAC atau pekerjaan yang mengharuskan menatap layar komputer dalam waktu lama.
  • Bell’s palsy. Akan terasa kelumpuhan 1 sisi wajah di mana wajah akan tampak seperti merot. Sering disalah artikan sebagai stroke ringan.
  • Multiple sclerosis.
  • Penyakit Parkinson.
  • Sindrom Tourette. Gerakan biasanya lebih kasar hingga kepala ikut bergerak-gerak ke salah satu sisi.

Sementara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hemifacial spasm adalah:

  • Gunakan masker, hindari agar wajah tidak terpapar angin atau AC secara langsung.
  • Hindari stres.
  • Cukup tidur.
  • Jangan menatap layar komputer dalam waktu lama, istirahatkan mata setiap 20 menit sekali.

Bila Anda sudah didiagnosa mengalami hemifacial spasm maka sebaiknya ikuti anjuran dokter seperti melakukan suntikan botox, atau peresepan obat-obatan seperti carbamazepine dan benzodiazepine. Bila keluhan dirasakan sangat mengganggu maka Anda perlu menjalani prosedur operasi untuk memperbaiki sarafnya, namun tentunya juga sangat berisiko.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penyebab kram otot saat berolahraga

Penyebab Kram Otot yang Wajib Anda Ketahui

Penyebab kram otot belum tentu sama pada tiap orang. Umumnya kram otot terjadi karena kurangnya asupan cairan tubuh, olahraga berlebihan, dan kurang tidur.