Hepatitis B kronik

A Info Penanya: A, Pria, 32 Tahun
Pagi Dokter,Saat ini saya posistif mengidap Hepatitis B kronis dan sudah beberapa kali menjalani tes darah yang ingin saya tanyakan:1. Apakah Hepatitis B ini mudah menular? Bagaimana cara penularannya? Karena saya memiliki anak usia 4 tahun dan sangat dekat dengan saya, saya khawatir anak saya bakal tertular.2. Apakah pengobatan hepatitis B memang membutuhkan waktu yang lama dan tidak bisa sembuh total? (sekitar setahun menurut teman yang pernah terinfeksi). 3. Nilai SGOT/SGPT saya sudah termasuk tinggi diatas 1000, tapi saya tidak merasakan gejala apapun. Apakah ini memang wajar?4. Gejala apa yang bakal dirasakan jika sudah terjadi sirosis hati? Apa bedanya dengan kanker hati?Terima kasih atas perhatian dokter.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore Bapak A,

Tetaplah semangat dalam berobat dan mengikuti semua petunjuk dari Dokter.

Hepatitis B adalah infeksi virus hepatitis tipe B yang menyerang organ hati. Disebut kronis bila perjalanan penyakit telah lebih dari enam bulan.

  1. Cara penularan virus Hepatitis B adalah :
  • Melakukan hubungan seksual tanpa kondom
  • Dari Ibu yang tertular hepatitis B kepada anak dalam kandungannya
  • Memakai jarum suntik bersama dengan orang yang tertular hepatitis B
  • Kontak dengan darah dan cairan tubuh penderita tanpa perlindungan, untuk Dokter dan petugas kesehatan
  • Transfusi darah
  • Memakai handuk bersama, alat cukur, sikat gigi, alat makan bersama penderita

Untuk anak dan orang yang tinggal serumah sebaiknya diberikan imunisasi Hepatitis B sampai tiga kali pemberian untuk pencegahan. Vaksin dapat memberikan perlindungan sampai lebih dari 20 tahun.

  1. Tujuan pengobatan pada pasien dengan infeksi Hepatitis B kronik adalah :
  • Meningkatkan daya tahan tubuh penderita
  • Menekan replikasi virus dalam tubuh
  • Meningkatkan kualitas hidup dan mempertahankan hidup penderita
  • Mencegah timbulnya penyakit sirosis hati
  • Mencegah timbulnya penyakit kanker hati (Hepatoma)

Pengobatan untuk penderita sakit hepatitis B, adalah seumur hidup dan bukan hanya setahun.

Kesembuhan dikatakan bahwa prognosis (ramalan masa depan) terhadap penderita infeksi hepatitis B dengan pengobatan adalah :

  • Insiden setelah 5 tahun sejak terdiagnosa Hepatitis B menjadi sirosis hati adalah 8 sampai 20 %
  • Insiden setelah 5 tahun dari sirosis kompensata sejak terdiagnosa Hepatitis B yang tidak diobati adalah 20 %. Angka ketahanan hidup (survival) dalam 5 tahun hanya 14 sampai 35 %
  • Setelah menjadi sirosis hati maka angka kejadian menjadi kanker hati dari infeksi hepatitis kronis adalah 2 sampai 5 %
  1. Infeksi Hepatitis B tanpa gejala (silent simptom) umumnya lebih berbahaya karena penderita akan merasa sehat dan tidak segera mengobati penyakitnya. Hal ini yang membahayakan kesehatan pasien sehingga ditemukan lagi dalam kondisi sirosis atau kanker hati dan sudah terlambat untuk ditangani.

Sebaiknya dipastikan kembali dengan pemeriksaanlengkap oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Penyakit Hati (SpPD KGEH) karena untuk mendiagnosa sakit hepatitis B selain gejala dan pemeriksaan fisik, maka hasil laboratorium pendukung untuk Infeksi Hepatitis B Kronis :

  • HbsAG seropositif lebih dari 6 bulan
  • Serum DNA VHB > 20,000 IU/dl, bila nilai HbeAg negatif maka nilai Serum DNA VHB dapat < 20,000 IU/dl
  • Peningkatan nilai ALT yang tetap maupun tidak teratur
  • Biopsi hati yang menunjukan Hepatitis B kronis dengan derajat nekroinflamasi sedang sampai berat
  1. Sirosis hati adalah perubahan struktur jaringan hati yang mengakibatkan meningkatnya aliran darah portal dan ganguan fungsi hati.
  2. Hepatoma atau kanker hati adalah stadium akhir atau terminal setelah terjadi sirosis hari

Pada stadium awal, sirosis hati tidak menunjukan gejala atau keluhan pada penderita. Pemeriksaan fisik dan laboratorium termasuk biopsi hati, radiologi oleh Dokter yang berkompeten dapat menentukan adanya sirosis.

Sedangkan Hepatoma atau kanker hati adalah merupakan lanjutan dari sirosis hati dengan angka kejadian sampai 85%.

Saran kami sebaiknya Bapak melakukan pemeriksaan lengkap, konsultasi lengkap dan banhkan konsultasi pembanding (second opinion) ke lebih dari satu orang Dokter Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Penyakit Hati (SpPD KGEH), supaya dapat ditentukan jenis pengobatan yang sesuai untuk Bapak. Di jakarta banyak pilihan Dokter dan Rumah Sakit yang lengkap untuk hal ini.

Tetaplah bersemangat,

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala liver dapat dilihat dari warna urine yang pekat dan penyabnya sendiri biasanya akibat infeksi virus

Tanda Awal Gejala Liver yang Perlu Anda Waspadai

Gejala liver bisa terjadi secara akut maupun kronis. Tanda-tanda awalnya berupa kelelahan, urine yang pekat, dan kulit terlihat kuning. Penyebab gejala liver bisa bermacam-macam, yang tersering adalah akibat infeksi virus. Ada lima macam virus penyebab Hepatitis, di antaranya: virus Hepatitis A, B, C, D, dan E.