31 Jul 2021, 08:04Kandungan

Bagaimana hasil dari tes swab lendir vagina?

WR
Info Penanya: WR0
Dok saya mau tanya hasile swab vagina -batang gram positif +(positif) berukuran besar -batang gram variabel +(positif) berukuran kecil -batang bengkok gram +(positif) -lainnya -(negatif) -nugent score 5 -kesan : preparat apusan gram menunjukkan adanya perubahan bakteri vaginal flora normal yg tidak berhubungan dg vaginosis bakterialis. Kemungkinan kearah fase transisi.Namun bla secara klinis sangat mendukung. Dpt dilakukan scret vagina ulang Jamur: Tidak ditemukan sel ragi dan Hasil tes urine saya semua negatif dok. Tp ada benang mukosa positif mksdnya gimana ya dok???
1074 Views
3 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat pagi, WRTerima kasih atas pertanyaannya.Swab lendir vagina dilakukan saat terjadi keputihan yang dicurigai keputihan abnormal dengan gejala penyerta seperti gatal, panas, nyeri buang air kecil hingga keputihan bewarna.  Dengan swab ini dapat dideteksi apakah ada bakteri yang mengarah ke bakteri, jamur ataupun kondisi infeksi tertentu. Jadi jika diinterpretasikan secara umum, bakteri positif di lendir vagina pertanda adanya bakteri lebih banyak dari biasanya, nugent score 5 itu berarti ada pertumbuhan lebih banyak dari bakteri normal di vagina namun bukan vaginosis bakterialis tetapi lebih mengarah ke transisi menuju suatu infeksi vagina.  Sedangkan benang mukosa pada urin merupakan hal yang normal jika pada pemeriksaan klinis baik.  Jadi ada kemungkinan saat ini keputihan yang dialami mengarah ke infeksi.Namun tentunya pembacaan hasil lab tidak bisa hanya mutlak dengan hasil lab saja, tetap harus didukung dengan pemeriksaan secara fisik.  Jadi silahkan kontrol kembali dengan dokter spesialis kandungan yang merujuk anda periksa swab vagina untuk dilakukan evaluasi dan pengobatan yang sesuai jika diperlukan. 

Beberapa cara untuk mencegah infeksi vagina :

  • Kurangi penggunaan cairan pembersih kewanitaan, pembalut yang terlalu lama.
  • Tunda dulu aktivitas seksual hingga dinyatakan normal dan tidak perlu kontrol kembali.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Kurangi penggunaan celana yang terlalu ketat.
  • Lebih sering ganti celana.
  • Hindari menahan buang air kecil agar tidak menumpuk kuman.
  • Konsumsi probiotik sejenis yoghurt plain yang dapat membantu jaga kesehatan vagina.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
vaginitiskeputihanvaginosis bakterikesehatan vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil