TANYA DOKTER

Hasil tes darah trombosit dan leukosit tinggi. Pertanda apa?

Team SehatQ

Dijawab oleh: Tim Dokter Sehatq

Selamat siang Ibu A,

Trombosit adalah jenis sel darah yang berperan penting terhadap pembekuan darah. Kadar trombosit (keping darah) normal adalah 150.000-450.000 per mikroliter darah, sedangkan leukosit adalah sel yang membentuk komponen darah untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Kadar leukosit (sel darah putih) normal adalah 4.000-11.000 per mikroliter darah. Jika kadar trombosit tinggi maka dapat disebabkan oleh berbagai hal berikut :

  • Mengalami pendarahan akut 
  • Menderita kanker
  • Terinfeksi virus atau bakteri, contohnya tuberkulosis
  • Kebutuhan zat besi yang tidak tercukupi (anemia defisiensi besi)
  • Penyakit peradangan seperti inflammatory bowel disease (radang usus besar),rheumatoid arthritis, sarkoidosis.
  • Efek samping dari pembedahan

Jika kadar leukosit tinggi maka hal yang mungkin dapat terjadi adalah :

  • Infeksi
  • Peradangan (inflamasi) dalam jangka waktu yang cukup lama, termasuk luka dan peradangan sendi (arthritis)
  • Reaksi pada obat-obatan jenis tertentu seperti steroid, lithium, dan obat-obatan hirup (inhalasi).
  • Reaksi terhadap stres atau tekanan baik secara fisik maupun mental; seperti kecemasan, perawatan bedah, maupun olahraga
  • Kebiasaan merokok
  • Pasca tindakan operasi pengambilan limpa dalam tubuh
  • Infeksi virus
  • Reaksi alergi
  • Leukemia (kanker sel darah putih)
  • Batuk rejan (pertusis atau batuk seratus hari)
  • Infeksi terhadap beberapa hal seperti virus Epstein-Barr, tuberkulosis, serta infeksi jamur
  • Pasca tindakan pengambilan limpa dari dalam tubuh
  • Penyakit sistem kekebalan tubuh (autoimun), seperti penyakit lupus dan kolitis ulseratif (luka dan peradangan pada usus besar)
  • Kanker

Untuk mendapatkan penanganan dan terapi yang tepat sebaiknya Ibu dapat berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang lainnya seperti pemeriksaan lab, rontgen, serta USG guna mencari penyebab pasti.

Salam Sehat

0 Komentar

Diskusi Pengalaman Anda

Kirim

Back to Top