Hasil rapid test COVID IgM dan IgG reaktif

D Info Penanya: D
Saya mau tanya dokter waktu tes rapit pertama hasilnya igM saya reaktif dan selang 1 minggu saya menjalankan rapid tes kedua dan hasilnya igG dan igM saya reaktif itu artinya apa ya dok? Apakah yg virus yg pertama sudah menjadi igG lalu ada virus baru lagi sehingga igM saya masih reaktif? Terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, D.

COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 dan menyerang saluran pernapasan. Gejala COVID-19 bermanifestasi berbeda tergantung kekebalan tubuh penderita, dimana semakin kuat kekebalan tubuh maka semakin ringan gejalanya. Akan tetapi pada umumnya, penderita akan mengalami demam, batuk kering, dan sesak napas.

Arti IgM dan IgG pada Rapid Test

Saat seseorang terinfeksi virus tersebut, tubuh akan membentuk sebuah komponen untuk melawan infeksi tersebut yang disebut antibodi. Nah, rapid test adalah salah satu metode pemeriksaan cepat untuk mengetahui ada atau tidaknya antibodi terhadap SARS-CoV-2. Ada dua jenis antibodi yang dapat dideteksi dalam rapid test, yaitu:

1. IgM 

IgM adalah antibodi yang terbentuk pada masa-masa awal terinfeksi. Pada SARS-CoV-2, IgM biasanya mulai terbentuk sekitar hari ketiga, dan mampu bertahan sampai 21-28 hari setelah terinfeksi.

2. IgG

IgG adalah antibodi yang terbentuk berdasarkan ingatan tubuh akan virus atau bakteri yang pernah menginfeksi tubuh. IgG biasanya muncul setelah sekitar 7-10 hari terinfeksi. IgG juga seringkali diasosiasikan sebagai kekebalan jangka panjang, yang dapat bertahan lebih dari 28 hari di dalam darah.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada hari-hari dimana IgM dan IgG sama-sama dapat dideteksi. Kemungkinan, hal tersebutlah yang terjadi pada saat Anda melakukan rapid test yang kedua.

Apabila rapid test reaktif, Anda disarankan untuk melakukan RT-PCR untuk konfirmasi. Lalu, lakukan juga beberapa anjuran berikut:

  • Melakukan karantina mandiri selama 14 hari apabila tidak ada gejala, dan segera laporkan ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala yang memberat
  • Selalu gunakan masker 
  • Rajin mencuci tangan minimal 20 detik di bawah air mengalir
  • Melakukan physical distancing 
  • Apabila membutuhkan konsultasi, pilihlah konsultasi digital, dimana Anda dapat menggunakan fitur chat dokter pada aplikasi SehatQ

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Protokol kesehatan untuk penanganan corona ada yang untuk orang sakit maupun tidak

Ikuti Protokol Penanganan Corona Ini, Jangan Langsung ke RS Rujukan

Protokol penanganan corona perlu diikuti agar alur pemeriksaan maupun kondisi di fasilitas kesehatan bisa tetap kondusif, seiring naiknya angka infeksi COVID-19. Di protokol ini, Anda akan dibimbing untuk menjalani langkah-langkah yang diperlukan, baik saat muncul gejala maupun tidak.