12 Jul 2020, 17:53Kandungan

Telat haid 5 hari tapi di test pack negatif?

SA
Info Penanya: SA, Wanita, 24 Tahun
Dok,saya ibu rumah tangga saya KB pil smpe suntik tp ga haid lalu tahun kmaren saya mutusin buat ga KB lagi (november) saya baru haid bulan juni tgl 7 itupun hanya 2 hari tp banyak dan sekarang saya sudah telat sekitar 5 hari mungkinkah saya hamil? Tp ditespek masih negatif .. apa belum bisa di tes ya karna baru 5 hari .. Makasih dok
11318 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sri Wulantini
(0)
Selamat siang, SA. Haid merupakan siklus yang akan dialami oleh wanita usia reproduktif pada setiap satu bulan sekali. Proses ini menandakan adanya peluruhan dari dinding rahim akibat tidak terjadinya pembuahan dan kehamilan. Siklus haid sendiri terjadi antara rentang waktu 21-35 hari dengan periode haidnya sendiri sekitar 3-7 hari. Masalah yang paling sering banyak terjadi pada wanita kebanyakan adalah adanya haid tidak lancar atau keterlambatan haid.

Berikut ini merupakan penyebab dari haid yang tidak lancar atau terlambat, yaitu:

  • Hormon tidak stabil.
  • Perubahan berat badan yang tiba-tiba.
  • Sedang stres dan terlalu lelah.
  • Efek samping penggunaan kontrasepsi KB hormon.
  • Penyakit kandungan seperti, pcos, endometriosis, kista dan mioma.
  • Kelainan pada kelenjar tiroid.
Terkait dengan keluhan yang Anda sampaikan, kemungkinan haid Anda belum lancar selama lepas KB merupakan efek samping dari penggunaan KB suntik terutama untuk suntik KB 3 bulan biasanya kesuburan Anda akan kembali setelah berbulan-bulan bahkan 1 tahun. Namun jika ingin dipastikan bisa melakukan pemeriksaan kepada dokter kandungan terlebih dahulu agar dilakukan USG rahim. Atau jika Anda ingin melakukan pemeriksaan testpack dapat diulangi 1 minggu kemudian ya.

Untuk membantu menjaga kesehatan organ intim Anda sebaiknya lakukan hal dibawah ini:

  • Jaga kebersihan vagina dengan rajin mencucinya dan mengganti celana dalam agar tidak lembab dan tidak menimbulkan penyakit infeksi.
  • Olahraga teratur minimal 30 menit perhari agar hormon stabil kembali.
  • Hindari kondisi stres.
  • Banyak mengonsumsi sayur dan buah.
  • Berhubungan seksual di saat masa subur.
 Semoga bermanfaat.Salam sehat,  dr.Sri Wulantini
kesehatan kandunganpenggunaan kbgangguan menstruasi
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil