13 Sep 2019, 15:12Kandungan

Hamil 28 minggu dengan keputihan yang berbau, mohon saran dari dokter

I
Info Penanya: I, Wanita, 28 Tahun
Saya wanita usia 28 tahun. Menikah baru 9bln dan saya sedang hamil sekitar 27-28minggu. Saya sering mengalami keputihan jauh sebelum menikah. Kadang keputihan bening, kadang keputihan tepung, kadang keputihan tidak bai dan sebaliknya berbau menyengat. Namun saat hamil saya merasa keputihan ini sangat mengganggu. Karena dr awal hamil saya keputihan terus, bertekstur tepung dan bau. Beberapa kali berhubungan seks saat hamil, keputihan itu bau (sangat) dan maaf menempel pada penis suami saya. Saya sudah konsul ke doker kandungan (dua dokter di rumah sakit berbeda). Dokter A mengatakan wajar dan jika berbau konsul ke dokter kulit dan kelamin agar di cek, saat konsul di dokter kulit dan kelamin saya mengeluhkan eksim dan keputihan, setelah itu diberikan ctm namun saya tidak meminum itu karena tidak gatal untuk eksim atau pun keputihannya (mengikuti saran doker kandungan mengenai obat antibiotiknya). Pada dokter B saya disarankan menggunakan obat flagystatin. Saya memakai selama 3hari saja. Keputihan pun berkurang serta tidak bau dan berhubungan seks pun juga sudah tidak bau. Setelah hampir sebulan muncul kembali keputihan yg sama dan berbau. Karena keputihan saya banyak, saya memakai pantyliners (softex). Saya mohon saran dan arahan dokter apa yang harus saya lakukan.
34147 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Andre Zaini
(0)
Selamat pagi, ITerima kasih atas pertanyaannya.Kondisi yang Anda alami disebut vaginosis bakteri, yaitu gangguan keseimbangan bakteri normal di organ wanita. Terjadi pada 10-30% wanita hamil. Bukan infeksi menular seksual tapi terkait dengan hubungan seksual. Gejalanya keputihan berwarna abu-abu atau putih dengan bau amis. Penyebabnya karena tidak seimbangnya bakteri jahat dengan bakteri normal di vagina.Pengaruhnya pada wanita hamil bisa mengakibatkan kelahiran prematur, berat badan lahir rendah atau ketuban pecah dini. Sehingga sangat dianjurkan untuk berobat dengan Dokter Spesialis Kandungan. Pilihannya dengan obat antibiotik bisa dalam bentuk tablet atau yang dimasukkan ke vagina. Lebih baik dengan keduanya. Info lebih lengkap bisa dibaca di artikel keputihan pada saat hamil tua.Salam Sehat, dr. Andre Zaini
kesehatan organ intimkeputihanvaginosis bakteri
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil