05 Mar 2020, 11:47Kandungan

Apa penyebab air ketuban berkurang dan keruh?

AW
Info Penanya: AW, Wanita, 24 Tahun
Saya ingin bertanya Ini usia kandungan saya sdah 37 minggu Dan kemarin periksa ke dokter bilangnya air ketuban saya berkurang dan keruh Saya d suruh untuk segera di induksi Apakah itu benar dan apa ada cara lain selain induksi Karena saya ingin melahirkan secara normal
19113 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Aisyah Nur Ramadhani
(0)
Selamat Sore AW,Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.Air ketuban berpengaruh untuk melindungi janin selama masa kehamilan. Cairan ketuban termasuk salah satu aspek penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kehamilan. Fungsi dari air ketuban :
  • Melindungi janin dari infeksi maupun gangguan yang di timbulkan dari luar
  • Membantu sistem pernafasan dan pencernaan bayi
  • Mengontrol janin dalam kandungan agar terus bergerak aktif
  • Membantu proses perkembangan janin di dalam dinding rahim
  • Menjaga kenyamanan dan kestabilan suhu janin
Cairan ketuban 99% terdiri dari air, sehingga normalnya warna air ketuban jernih dengan sedikit kuning atau merah muda. Bila air ketuban berkurang atau berubah menjadi keruh tentunya akan menggangu kondisi janin di dalam kandungan, beberapa penyebab cairan ketuban bewarna keruh :
  • Infeksi 
    Chorioamnionitis adalah infeksi yang terjadi pada plasenta. Gejalanya nyeri dibagian bawah rahim, demam, denyut janin dan nadi ibu mengalami peningkatan.
  • Air ketuban tercampur mekonium
    Mekonium merupakan kotoran yang di keluarkan bayi setelah sistem pencernaannya sempurna. Faktor penyebab cairan mekonium keluar karena janin merasa kekurangan oksigen.
Ketuban yang keruh akan dapat menyebabkan komplikasi pada bayi seperti keracunan, infeksi dan gangguan pernafasan jika dibiarkan terlalu lama, sehingga di perlukan prosedur untuk mempercepat persalinan atau induksi untuk menghindari hal tersebut terjadi. Pilihan induksi persalinan yang disarankan dokter kandungan Anda tentunya diputuskan berdasarkan hasil pemeriksaan dan sudah mempertimbangkan segala resiko yang mungkin terjadi. Untuk informasi lebih lengkap Anda bisa menanyakan kepada dokter kandungan yang merawat istri Anda karena beliau lebih paham dengan kondisi keadaan istri Anda.Semoga bermafaat,Salam Sehat,dr. Aisyah
melahirkankehamilanpersalinan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil