Haid yang tidak lancar, disebabkan oleh apa?

UI Info Penanya: UI, Wanita, 1 Tahun
Dok saya utami umur 23 suda menikah 8bln..Awal menikah saya pakai kb suntik 1bln saja..Tp setelah berhenti jadwal haid saya rusak dok..Datangnya terlalu cepat apalagi 2bln ini saya haid 2kali dalam 1bln yg haya flek coklat atau darah sedikit saja padahal saya ingin punya momongan tp haid saya mengangu..Dan sekrang kepala saya sering pusing keliyengan mual muntah dada terasa panas dan diare tp saya juga punya asam lambung dok apakah itu berpengaruh mohon penjelasanya dok..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, U.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Siklus haid yang normal seorang wanita adalah rata-rata 28 hari. Tetapi, jika berlangsung dalam jangka waktu 21-35 hari juga masih termasuk katergori normal. Jika kurang atau lebih dari waktu tersebut maka dapat dikatakan itu menjadi gangguan menstruasi. Penyebabnya adalah stres, kelelahan fisik, berat badan yang ga ideal, kehamilan, pemakaian KB, dan kondisi medis tertentu seperti PCOS, dll. 

Pemakaian KB suntik memang memiliki efek samping. Efek samping dari KB suntik yaitu haid yang tidak teratur, berat badan yang naik, kepadatan tulang menjadi berkurang, tidak melindungi dari infeksi menular seksual, membutuhkan waktu hingga setahun untuk bisa hamil kembali, alergi, dan keluhan lain seperti sakit kepala, perut kembung (mual muntah), payudara nyeri, dan mood swing.

Kondisi yang Anda alami inikemungkinan efek dari pemakaian KB suntik. Untuk bisa hamil kembali, masih bisa, tetapi Anda membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebaiknya, kondisi Anda ini segera Anda periksakan langsung ke dokter spesialis kandungan agar dapat diterapi dengan tepat. 

Salam sehat, 

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Obat pelancar haid biasanya diresepkan dokter untuk wanita yang siklus haidnya tidak teratur dan menggangu kesuburan

Obat Pelancar Haid Ketika Siklus Datang Tak Teratur

Siklus menstruasi sering kali tidak teratur dan berantakan. Untuk mengatasinya, dokter biasanya akan meresepkan obat pelancar haid. Namun, pemberian obat pelancar haid hanya dilakukan apabila siklus haid mengganggu kesuburan.