Mengapa ada gumpalan putih pada miss V?

FR Info Penanya: FR
Dok sudah 2 hari terakhir saya merasakan vagina saya terasa gatal da tidak nyaman. Lalu kemarin saya mencoba melihat penyebab gatal itu, dan ternyata ada suatu gumpalan keras menempel dilubang vagina saya berwarna putih seperti menutupi lubang vagina saya. Lalu saya lihat lagi hari ini gumpalan tersebut terasa keluar lubang vagina dan mengganjal tidak nyaman ketika duduk. Sebenarnya itu apa ya dok, tolong bantu jawab. Sebelumnya terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang FR, 

Jika terdapat cairan atau gumpalan yang keluar dari vagina dan disertai gatal atau bau yang menyengat, kemungkinan adalah keputihan. Keputihan sebenarnya normal terjadi pada wanita asal jumlahnya tidak banyak, tidak gatal atau berbau menyengat.

• Keputihan dapat disebabkan beberapa hal, seperti:
1. Vaginosis bakterialis : Keputihan ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya berupa keputihan yang disertai bau busuk. Wanita yang memiliki banyak pasangan seksual memiliki peningkatan risiko terhadap infeksi ini.

2. Trikomoniasis : Keputihan yang disebabkan oleh protoza atau organisme bersel tunggal. Infeksi ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual dan pemakaian handuk bersamaan. Gejalanya berupa keputihan yang berwarna kuning atau hijau, gatal, dan disertai bau busuk

3. Infeksi jamur : Infeksi ini menghasilkan cairan putih seperti keju, gatal, dan rasa seperti terbakar pada vagina. Hal-hal yang dapat meningkatkan infeksi jamur adalah stres, pemakaian pil KB, kehamilan, dan infeksi menular seksual.

4. Penyakit radang panggul : infeksi yang sering menyebar melalui kontak seksual.

• Tips untuk Anda:
• Gunakan celana dalam yang menyerap keringat, sebaiknya terbuat dari bahan katun
• Sering mengganti pakaian dalam sehari minimal 2 sampai 3 kali
• Tidak memakai panty liner atau pembalut karena menghambat sirkulasi udara dan dapat menjadi tempat berkembangnya kuman
• Jangan memakai celana ketat karena mengganggu sirkulasi udara dan peredaran darah sekitar panggul.
• Sebaiknya tidak mencuci vagina dengan cairan pembersih seperti sabun sirih, karena dapat membunuh kuman baik (flora normal) di daerah vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebihan dari kuman yang merugikan. Pakai sabun netral atau sabun bayi untuk membilas vagina dan keringkan dengan handuk
• Hindari stress dan istirahat cukup
• Bila keputihan disebabkan oleh alergi, segera hentikan pemakaian bahan penyebab alergi dan kunjungi Dokter untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut
• Pakai pakaian dalam yang menyerap keringat, sebaiknya terbuat dari bahan katun
• Sering mengganti pakaian dalam sehari minimal 2 sampai 3 kali
• Tidak memakai panty liner atau pembalut karena menghambat sirkulasi udara dan dapat menjadi tempat berkembangnya kuman
• Jangan memakai celana ketat karena mengganggu sirkulasi udara dan peredaran darah sekitar panggul.
• Sebaiknya tidak mencuci vagina dengan cairan pembersih seperti sabun sirih, karena dapat membunuh kuman baik (flora normal) di daerah vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebihan dari kuman yang merugikan. Pakai sabun netral atau sabun bayi untuk membilas vagina dan keringkan dengan handuk
• Hindari stress dan istirahat cukup
• Bila keputihan disebabkan oleh alergi, segera hentikan pemakaian bahan penyebab alergi dan kunjungi Dokter untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat. Salam sehat.

 

dr. Anandika

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Infeksi saluran reproduksi pada wanita memiliki beberapa tanda-tanda yang perlu diketahui

7 Tanda Infeksi Saluran Reproduksi, Nomor 4 Banyak Dialami Wanita!

Infeksi saluran reproduksi pada wanita memiliki beberapa tanda yaitu keputihan abnormal, gatal pada kelamin, nyeri perut bagian bawah, nyeri menstruasi, ruam di selangkangan.